KABARBURSA.COM – Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melonjak 14,85 persen atau naik 490 poin ke level 3.790 pada perdagangan sesi I, Selasa, 2 Juni 2026.
Pergerakan AMMN kali ini disertai perubahan struktur transaksi yang mulai menarik perhatian trader setelah saham tersebut mengalami tekanan panjang sejak Maret 2026.
Pada sesi perdagangan berjalan, AMMN dibuka di level 3.350 dan sempat menyentuh high 3.870 sebelum ditutup di area 3.790. Nilai transaksi mencapai Rp916,4 miliar dengan volume 256,31 juta saham, menjadikannya salah satu saham paling aktif di market.
Yang paling menarik justru terlihat dari struktur orderbook dan frekuensi transaksinya. Total antrean bid mencapai 331.061 lot dengan frekuensi lebih dari 3.160 kali, jauh lebih besar dibanding antrean offer yang berada di 150.580 lot dengan frekuensi 685 kali.
Situasi ini memperlihatkan buyer mulai jauh lebih agresif. Di area bid 3.710 saja, antrean mencapai 6.126 lot dengan frekuensi 21 kali, sementara area 3.780 juga dipenuhi 4.161 lot.
Struktur seperti ini biasanya mulai dibaca market sebagai tanda adanya perubahan momentum jangka pendek. Karena ketika bid mulai menebal dan frekuensi transaksi melonjak tinggi, market biasanya sedang memasuki fase perebutan barang yang lebih aktif.
Yang membuat AMMN semakin menarik adalah pola kenaikan kali ini muncul setelah saham mengalami fase penurunan panjang selama hampir tiga bulan terakhir. Dari grafik harian terlihat AMMN sempat bergerak turun bertahap sejak area 7.000–8.000 hingga akhirnya menyentuh area bawah 3.000-an pada Mei.
Tekanan turun tersebut sebelumnya membuat market cenderung berhati-hati terhadap AMMN. Namun beberapa sesi terakhir mulai memperlihatkan perubahan karakter transaksi.
Volume mulai meningkat bertahap sebelum akhirnya meledak pada perdagangan hari ini. Volume buy tercatat mencapai 105,12 juta saham, lebih besar dibanding volume sell 85,79 juta saham, sehingga menghasilkan net volume buy sekitar 19,33 juta saham.
Buyer mulai berani mengambil barang lebih agresif di market reguler. Terlebih lonjakan volume juga muncul bersamaan dengan candle hijau panjang yang menembus beberapa area resistance pendek sekaligus.
Zona Pertahanan Baru
Secara psikologis, market kini mulai melihat area 3.300–3.500 sebagai zona pertahanan baru setelah sebelumnya menjadi area tekanan jual paling agresif. Ketika area bawah mulai bertahan dan buyer mulai masuk dengan volume besar, trader biasanya mulai membaca kemungkinan terbentuknya fase reversal jangka pendek.
Namun satu hal yang masih diperhatikan market adalah bagaimana respons AMMN ketika mendekati area atas intraday. Pada perdagangan hari ini misalnya, saham sempat menyentuh 3.870 tetapi belum mampu bertahan penuh di area tersebut.
Ini menunjukkan seller lama kemungkinan masih aktif melakukan distribusi jangka pendek setiap kali harga naik cepat. Karena itu, volatilitas AMMN diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa sesi ke depan.
Untuk sementara, area 3.700–3.750 mulai berubah menjadi support psikologis terdekat yang dijaga buyer. Selama area tersebut tidak kembali jebol dengan tekanan volume besar, market kemungkinan masih akan menjaga momentum rebound jangka pendek.
Sedangkan resistance terdekat kini mulai terlihat di area 3.870–4.000. Jika AMMN mampu menembus area tersebut dengan volume yang tetap besar, market kemungkinan akan mulai membaca bahwa tekanan turun besar sejak Maret mulai mereda.
Meski demikian, trader tampaknya masih akan memperlakukan AMMN sebagai saham dengan karakter high volatility. Karena itu, setiap pergerakan naik cepat masih berpotensi diikuti aksi trading jangka pendek dari pelaku pasar yang sebelumnya terjebak di area atas.
Namun satu hal mulai terasa cukup jelas di market hari ini. Setelah lama bergerak dalam tekanan, AMMN akhirnya mulai memperlihatkan tanda bahwa buyer kembali berani masuk dan mencoba membangun struktur harga baru di area bawah.(*)
Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.





Comments are closed.