Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Anak Sering Main Medsos? Studi Ungkap Risiko Gangguan Membaca

Anak Sering Main Medsos? Studi Ungkap Risiko Gangguan Membaca

anak-sering-main-medsos?-studi-ungkap-risiko-gangguan-membaca
Anak Sering Main Medsos? Studi Ungkap Risiko Gangguan Membaca
service


Foto: Freepik

Teknologi.id – Penggunaan media sosial pada anak usia dini kembali menjadi sorotan. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Research on Adolescence mengungkap adanya keterkaitan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kemampuan membaca pada anak di bawah usia 16 tahun.

Penelitian tersebut menemukan bahwa anak-anak yang secara rutin menghabiskan waktu di media sosial cenderung mengalami kesulitan dalam mengenali serta mengucapkan kata secara utuh. Temuan ini menjadi perhatian, mengingat kemampuan membaca merupakan fondasi penting dalam perkembangan kognitif.

Dampak pada Kemampuan Verbal dan Waktu Membaca

Studi yang melibatkan lebih dari 10.000 anak berusia 10 tahun dan dilakukan selama enam tahun ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang tinggi berpotensi menggeser waktu anak dari aktivitas penting lainnya.

Anak-anak yang lebih sering terpapar media sosial dilaporkan memiliki waktu yang lebih sedikit untuk membaca buku maupun berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sosialnya. Kondisi ini kemudian dikaitkan dengan penurunan kemampuan verbal serta pemahaman bahasa secara umum.

Selain itu, paparan bahasa alternatif seperti singkatan atau gaya komunikasi tidak baku yang umum digunakan di media sosial juga dinilai turut memengaruhi cara anak memahami dan menggunakan bahasa.

Tidak Sepenuhnya Negatif


Foto: Troomi

Meski demikian, penelitian ini tidak serta-merta menyimpulkan bahwa media sosial hanya membawa dampak buruk. Anak-anak yang aktif menggunakan media sosial juga ditemukan memiliki kemampuan pengolahan informasi yang lebih baik.

Di sisi lain, akses terhadap berbagai sumber informasi yang luas menjadi salah satu keuntungan yang diperoleh dari penggunaan platform digital tersebut.

Baca juga: Pemerintah RI Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Respons YouTube

Perlu Keseimbangan dalam Akses Informasi

Sebagai langkah untuk meminimalkan dampak negatif, para peneliti menekankan pentingnya keseimbangan dalam konsumsi informasi anak. Media sosial sebaiknya tidak menjadi satu-satunya sumber bacaan.

Anak didorong untuk tetap mengakses bahan bacaan lain di luar platform digital, seperti buku atau sumber edukatif lainnya. Pendekatan ini dinilai dapat membantu menjaga kemampuan bahasa sekaligus mengurangi dampak dari paparan gaya komunikasi yang tidak baku.

Baca juga: Patuhi PP Tunas, Roblox Batasi Akses Anak dengan Mode Offline di Indonesia

Peran Orang Tua dan Lingkungan

Dalam konteks ini, peran orang tua dan lingkungan menjadi krusial dalam mengarahkan pola konsumsi media anak. Pengawasan serta dorongan untuk membaca secara aktif dinilai menjadi kunci dalam menjaga perkembangan kemampuan literasi.

Studi ini sekaligus menegaskan bahwa penggunaan teknologi pada anak memerlukan pengelolaan yang tepat. Tanpa keseimbangan, manfaat yang ditawarkan dapat berubah menjadi tantangan bagi perkembangan kemampuan dasar seperti membaca.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

(WN/ZA)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.