Sun,19 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Banjir Rendam 20 Kecamatan di Pati, Warga Terdampak Butuh Sembako dan Obat-obatan

Banjir Rendam 20 Kecamatan di Pati, Warga Terdampak Butuh Sembako dan Obat-obatan

banjir-rendam-20-kecamatan-di-pati,-warga-terdampak-butuh-sembako-dan-obat-obatan
Banjir Rendam 20 Kecamatan di Pati, Warga Terdampak Butuh Sembako dan Obat-obatan
service

Pati, NU Online

Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ribuan warga di berbagai kecamatan terdampak langsung dan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama banjir berlangsung.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya, banjir di Kabupaten Pati tergolong cukup serius karena cakupan wilayah terdampaknya sangat luas. Dari total 21 kecamatan, sebanyak 20 kecamatan dilaporkan terdampak.

“Yang merepotkan itu luasnya. Dari 21 kecamatan, 20 sudah terdampak. Ini hampir seperti kejadian banjir besar tahun 2013 atau 2014,” ucap Budi saat ditemui NU Online di kantornya, Rabu (14/1/2026).

Dia mengatakan bahwa kebutuhan mendesak warga terdampak saat ini adalah bantuan logistik berupa sembako.

“Masyarakat membutuhkan bantuan logistik atau sembako sebagai kebutuhan dasar, terutama untuk makan dan minum sehari-hari,” ujar Budi.

Selain kebutuhan pangan, Budi menambahkan bahwa warga juga memerlukan dukungan untuk pembersihan lingkungan pascagenangan banjir. Menurutnya, genangan air yang masuk ke permukiman meninggalkan lumpur dan kotoran yang harus segera ditangani.

Warga terdampak banjir juga membutuhkan layanan kesehatan dan obat-obatan. Sejumlah keluhan kesehatan mulai muncul, seperti masuk angin dan gangguan kesehatan ringan lainnya.

“Di titik-titik pengungsian yang sudah ada, selain dapur umum juga tersedia layanan fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Terkait aspek pemulihan kesehatan mental korban banjir, Budi mengakui layanan tersebut belum dilakukan oleh BPBD. Menurutnya, pemulihan psikologis menjadi kewenangan dinas kesehatan.

“Layanan kesehatan yang kami maksud lebih kepada obat-obatan umum atau ringan. Untuk pemulihan psikologi, kami belum ke arah sana. Apalagi proses belajar mengajar masih berjalan normal dan belum ada gangguan psikis pada pelajar,” terangnya.

Budi menjelaskan, meski ribuan warga terdampak banjir, sebagian besar tidak mengungsi dan memilih tetap bertahan di rumah masing-masing, meskipun air sempat masuk ke dalam permukiman.

“Hanya ada beberapa titik pengungsian, seperti di Balai Desa Doropayung, Balai Desa Bumirejo Kecamatan Juwana, serta di Masjid Kalidoro,” ujarnya.

Ia juga memastikan tidak ada kerusakan fasilitas umum akibat banjir tersebut. Fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, kantor pemerintahan, dan tempat ibadah masih dapat berfungsi dengan baik.

“Artinya, layanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan masih berjalan,” katanya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.