Tue,14 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. BI Catat Uang Beredar M2 Tumbuh 10,8 Persen: Tembus Rp10.415 Triliun

BI Catat Uang Beredar M2 Tumbuh 10,8 Persen: Tembus Rp10.415 Triliun

bi-catat-uang-beredar-m2-tumbuh-10,8-persen:-tembus-rp10.415-triliun
BI Catat Uang Beredar M2 Tumbuh 10,8 Persen: Tembus Rp10.415 Triliun
service

KABARBURSA.COM – Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian nasional yang tercermin dalam uang beredar dalam arti luas (M2) terus menunjukkan akselerasi pada Mei 2026. Pertumbuhannya mencapai 10,8 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan April 2026 yang tercatat sebesar 9,2 persen.

Dengan laju pertumbuhan tersebut, total uang beredar dalam arti luas mencapai Rp10.415,9 triliun. Kenaikan ini mengindikasikan aktivitas ekonomi yang tetap bergulir seiring meningkatnya peredaran dana di sistem keuangan.

Direktur Eksekutif Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa penguatan likuiditas tersebut ditopang oleh pertumbuhan komponen utama uang beredar. Uang beredar sempit (M1) tercatat tumbuh 15,3 persen secara tahunan, sementara uang kuasi meningkat 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Ramdan, perkembangan tersebut mencerminkan meningkatnya dinamika transaksi ekonomi serta pergerakan dana di sektor keuangan yang tetap terjaga sepanjang periode pelaporan.

Ia mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah uang beredar pada Mei 2026 terutama dipengaruhi oleh kinerja penyaluran kredit dan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih yang menunjukkan tren positif.

Dari sisi intermediasi perbankan, penyaluran kredit tumbuh 10,8 persen secara tahunan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada April 2026 yang berada di level 9,4 persen. Percepatan kredit ini menjadi salah satu faktor penting yang menopang peningkatan likuiditas dalam perekonomian.

Selain itu, kontribusi juga datang dari aktiva luar negeri bersih yang pada Mei 2026 tumbuh 5,2 persen secara tahunan. Capaian tersebut melampaui pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 3,7 persen.

Kombinasi antara meningkatnya penyaluran kredit dan membaiknya posisi aktiva luar negeri bersih menjadi penopang utama pertumbuhan uang beredar selama Mei 2026. Kondisi ini sekaligus mencerminkan tetap terjaganya kapasitas sistem keuangan dalam mendukung aktivitas ekonomi domestik.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.