Dear subscribers,
Tekanan efisiensi mengubah cara startup Indonesia menyusun ulang prioritas dalam beberapa tahun ini. Investor kini menuntut unit economics yang sehat, bukan sekadar growth at all cost, sementara adopsi AI tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Bagi banyak startup, persoalannya bukan soal mau atau tidaknya mengadopsi AI dan memodernisasi infrastruktur, melainkan bagaimana melakukannya tanpa menambah beban biaya atau risiko teknis baru. Keterbatasan tim pengembang membuat sejumlah founder bergantung pada konsultan mahal atau belajar sambil berjalan, karena akses terhadap praktisi berpengalaman di skala ini masih terbatas.
Isu ini menjadi salah satu sorotan dalam AWS Summit Jakarta 2026, yang berlangsung 6 Agustus mendatang. Acara ini menghadirkan Startup Zone, area khusus dengan demo dan sesi Startup Talks bersama pakar AWS untuk membahas tantangan bisnis secara lebih spesifik.
Detail acara:
📅 Tanggal: 6 Agustus 2026
📍 Lokasi: The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place
🎟️ Biaya: Gratis, kuota terbatas
🎤 Keynote: Anthony Amni (Country Manager AWS Indonesia), Nandini Ramani (VP Governance & Compliance AWS), serta perspektif lokal dari Alfonsius Pratama Timboel (COO Halodoc) dan Rico Usthavia Frans (Direktur Operations, Technology, Analytics & AI, PT Bank CIMB Niaga Tbk)
🛠️ Format: talkshow dan hands-on labs
Jika Anda tengah menyusun ulang strategi cloud dan AI, ini kesempatan menguji asumsi dan mendapat jawaban konkret sebelum mengambil keputusan.
👉 Daftar di sini untuk mengamankan kursi Anda.
Sampai jumpa di AWS Summit Jakarta 2026,
Tim DailySocial.id






Comments are closed.