Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Bukan untuk Manusia! Jerman Bangun Gym untuk Jadi Tempat Latihan Robot Humanoid

Bukan untuk Manusia! Jerman Bangun Gym untuk Jadi Tempat Latihan Robot Humanoid

bukan-untuk-manusia!-jerman-bangun-gym-untuk-jadi-tempat-latihan-robot-humanoid
Bukan untuk Manusia! Jerman Bangun Gym untuk Jadi Tempat Latihan Robot Humanoid
service


Foto: Neura Robotics

Teknologi.id – Batas antara kecerdasan buatan dan dunia fisik semakin kabur. Di Jerman, sebuah fasilitas unik bernama TUM RoboGym tengah dibangun sebagai pusat pelatihan khusus bagi robot humanoid. Berbeda dari pusat kebugaran pada umumnya, tempat ini tidak diperuntukkan bagi manusia, melainkan sebagai “arena latihan” bagi robot untuk mempelajari berbagai tugas sehari-hari.

Fasilitas ini dikembangkan oleh Technical University of Munich (TUM) bekerja sama dengan Neura Robotics. Tujuan utamanya adalah melatih robot agar mampu berinteraksi langsung dengan lingkungan fisik dan menjalankan pekerjaan yang selama ini masih sulit dilakukan oleh mesin.

Investasi Besar untuk Infrastruktur Robot


Foto: Neura Robotics

TUM RoboGym bukan proyek riset biasa. Pembangunannya melibatkan investasi sebesar 19,8 juta dolar AS atau sekitar Rp333 miliar. Dari jumlah tersebut, Neura Robotics menyumbang 12,8 juta dolar AS, menjadikannya kontributor utama dalam proyek ini. Fasilitas ini dibangun di kawasan TUM Convergence Centre dekat Bandara Munich dengan luas sekitar 2.300 meter persegi. Skala ini menunjukkan ambisi besar untuk menjadikan RoboGym sebagai pusat pengembangan robot humanoid di Eropa.

Baca juga: Xiaomi Uji Robot Humanoid di Pabrik Mobil Listrik, Satu Mobil Jadi 76 Detik

Robot Dilatih Tugas Sederhana, Tapi Sulit

Di dalam RoboGym, robot humanoid akan dilatih untuk melakukan berbagai aktivitas dasar yang umum dilakukan manusia. Beberapa di antaranya termasuk melipat kotak, merakit komponen, hingga memanipulasi berbagai objek di sekitarnya.

Bagi manusia, tugas-tugas tersebut terlihat sederhana. Namun di dalam dunia robotika, kemampuan seperti menggenggam, mengangkat, dan memindahkan objek secara presisi masih menjadi tantangan yang besar. Hal ini berkaitan dengan keterampilan motorik halus yang membutuhkan koordinasi kompleks antara sensor, perangkat keras, dan sistem kecerdasan buatan.

Melalui pelatihan langsung oleh manusia, robot diharapkan dapat memahami cara berinteraksi dengan objek di dunia nyata secara lebih natural.

Baca juga: Robot GrowHR: Humanoid Lunak yang Bisa Menyusut, Berenang, dan Jalan di Atas Air

Embodied AI dan Krisis Data

Pengembangan RoboGym tidak lepas dari konsep embodied AI, yaitu adalah kecerdasan buatan yang terintegrasi dengan tubuh fisik robot dan mampu berinteraksi langsung dengan lingkungan. Saat ini, salah satu hambatan terbesar dalam pengembangan teknologi ini adalah keterbatasan data pelatihan dunia nyata. Berbeda dengan AI berbasis teks atau gambar yang memiliki data melimpah, robot membutuhkan data fisik dari interaksi langsung untuk belajar.

Pendiri dari Neura Robotics, David Reger, menegaskan bahwa faktor penentu dalam persaingan robotika modern kini bukan lagi mekanik, melainkan data. Menurutnya, pihak yang memiliki data pelatihan realistis berkualitas tinggi akan memimpin perkembangan teknologi ini. Melalui RoboGym, para peneliti berharap dapat menghasilkan data interaksi fisik dalam jumlah besar. Data tersebut akan digunakan untuk melatih robot agar mampu memahami gerakan, tekanan, hingga respons terhadap lingkungan secara lebih akurat.

Kapasitas Ratusan Robot

Fasilitas ini dirancang untuk menampung ratusan robot humanoid sekaligus. Skala besar ini yang memungkinkan proses pelatihan dilakukan secara paralel, sehingga pengumpulan data dan pengembangan kemampuan robot dapat berlangsung lebih cepat. Selain untuk penelitian, RoboGym juga akan difungsikan sebagai pusat edukasi. Mahasiswa dan insinyur robotika dapat menggunakan fasilitas ini untuk menguji, mengembangkan, dan mengevaluasi teknologi robot secara langsung.

Menuju Masa Depan Robot di Dunia Nyata

Melalui proyek ini, TUM dan Neura Robotics menargetkan percepatan adopsi robot humanoid di berbagai sektor. Jadi, robot tidak lagi hanya berada di laboratorium atau lini produksi industri, tetapi mulai dipersiapkan untuk beroperasi di lingkungan sehari-hari.

Jika berhasil, pendekatan pelatihan berbasis interaksi langsung ini dapat menjadi fondasi penting dalam pengembangan teknologi robot masa depan. Dengan kemampuan yang semakin mendekati manusia, robot berpotensi mengambil peran dalam berbagai aktivitas, mulai dari logistik hingga layanan publik.

TUM RoboGym menjadi salah satu langkah konkret menuju masa depan tersebut, di mana kecerdasan buatan tidak hanya “berpikir” di dalam sistem digital, tetapi juga bertindak di dunia nyata.

Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

(wn/sa)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.