Fri,21 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Capai target, Amri/Nita bidik final Kejuaraan Dunia BWF 2026

Capai target, Amri/Nita bidik final Kejuaraan Dunia BWF 2026

capai-target,-amri/nita-bidik-final-kejuaraan-dunia-bwf-2026
Capai target, Amri/Nita bidik final Kejuaraan Dunia BWF 2026
service

Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah membidik tiket final Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mencapai target melaju ke empat besar di New Delhi, India, Jumat.

Amri/Nita melaju ke semifinal seusai menaklukkan unggulan ke-11 asal Taiwan Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang dua gim langsung 21-18, 21-9 pada perempat final.

“Alhamdulillah lega dan bersyukur, target yang diberikan kepada kami bisa tercapai, tetapi belum selesai. Kami masih belum puas dan akan memberikan yang terbaik besok agar warna medalinya bisa lebih baik lagi,” kata Amri dalam keterangan PBSI.

Pasangan Indonesia sempat tertinggal pada interval gim pertama sebelum perlahan menemukan pola permainan untuk mengejar dan membalikkan keadaan.

Setelah mengamankan gim pembuka 21-18, Amri/Nita mampu menjaga momentum dan menguasai gim kedua hingga menutup pertandingan dengan skor 21-9.

Baca juga: Fajar/Fikri bangkit dari tekanan untuk tembus perempat final

Amri mengatakan komunikasi dan kepercayaan satu sama lain membantu mereka keluar dari tekanan ketika permainan belum berjalan sesuai rencana.

“Ketika ada yang membuat kesalahan, kami tidak saling menyalahkan, tetapi mencari solusi bersama di lapangan. Setelah mendapatkan permainan yang kami inginkan, kami tidak mau lepas dan tetap fokus poin demi poin,” ujarnya.

Nita menilai Yang/Hu memberikan tantangan melalui tempo permainan yang lebih cepat dibandingkan lawan mereka pada babak sebelumnya.

Ia kemudian berusaha lebih aktif menguasai area depan sekaligus memaksimalkan servis dan penerimaan servis untuk meredam permainan pasangan Taiwan tersebut.

“Di awal saya banyak mati sendiri, tetapi semangat dari Kak Amri memotivasi saya untuk tampil lebih baik. Saya terus mencoba memegang permainan depan, dan kami bisa unggul dari servis serta penerimaan servis,” kata Nita.

Keberhasilan mencapai semifinal juga menjadi hasil dari upaya Amri/Nita melewati persiapan yang menurut mereka tidak mudah menjelang Kejuaraan Dunia.

“Banyak lika-liku dalam persiapan kami ke sini dan waktunya tidak cukup banyak, tetapi kami terus berusaha. Kami tidak menyangka bisa melewati situasi yang cukup sulit ini,” ujar Amri.

Baca juga: Tekanan pupus peluang Putri KW ulangi medali Kejuaraan Dunia

Baca juga: Alwi Farhan jaga asa tunggal putra Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.