Tue,19 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Chen/Toh jadikan trofi Indonesia Masters awal tantangan baru

Chen/Toh jadikan trofi Indonesia Masters awal tantangan baru

chen/toh-jadikan-trofi-indonesia-masters-awal-tantangan-baru
Chen/Toh jadikan trofi Indonesia Masters awal tantangan baru
service

Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Malaysia Chen Tan Jie/Toh Ee Wei menjadikan gelar juara Indonesia Masters 2026 sebagai pijakan awal untuk menghadapi persaingan level dunia yang kian ketat sepanjang musim 2026.

Chen/Toh menjuarai nomor ini setelah menundukkan pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje dengan 15-21, 21-17, 21-11 pada final di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

“Kami masih harus banyak belajar dari pemain-pemain terbaik. Yang terpenting adalah percaya pada diri sendiri, partner, pelatih, dan tim. Jangan mudah menyerah dan berani mencoba, itu yang paling penting,” ujar Toh.

Chen/Toh mengalami kesulitan pada gim pertama sehingga harus mengakui keunggulan Christiansen/Boje.

Tapi mereka tampil lebih solid dan konsisten pada dua gim berikutnya.

Toh mengungkapkan kunci kebangkitan mereka terletak pada kemampuan menjaga fokus dan saling memotivasi, terutama saat memasuki gim penentuan.

Baca juga: Malaysia dominasi Indonesia Masters 2026 dengan tiga gelar

“Pada gim pertama kami tidak bisa memainkan permainan dengan baik. Namun kami mencoba bangkit, terus saling menyemangati, dan fokus pada setiap poin, khususnya di gim ketiga,” kata Toh.

Sementara itu, Chen Tan Jie mengungkapkan pentingnya komunikasi dalam menjaga stabilitas permainan, terutama saat menghadapi tekanan pada laga penentuan.

“Bagi kami, komunikasi sangat penting. Baik ketika permainan berjalan sesuai rencana maupun saat menghadapi situasi sulit, kami selalu berusaha saling percaya,” ujar Chen.

Sukses mereka dalam Indonesia Masters 2026 juga menjadi catatan sejarah karena untuk pertama kali sejak Indonesia Masters bergulir pada 2010, Malaysia menjuarai ganda campuran.

Chen/Toh mengapresiasi dukungan publik Istora yang disebut memberi energi tambahan sepanjang pertandingan final.

“Atmosfer di Istora luar biasa. Terima kasih kepada para pendukung yang memberi kami semangat,” ujar Toh.

Baca juga: Raymond/Joaquin runner-up Indonesia Masters 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.