Wed,2 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Cuaca 1 September 2026: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

Cuaca 1 September 2026: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

cuaca-1-september-2026:-bmkg-ingatkan-potensi-hujan-lebat-di-sejumlah-wilayah
Cuaca 1 September 2026: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
service

Jakarta, Arina.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (1/9/2026).

Prakirawan BMKG Selly Brilian mengatakan, kondisi atmosfer saat ini mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah. Hal itu dipengaruhi oleh terbentuknya daerah perlambatan angin atau konvergensi serta daerah pertemuan angin atau konfluensi.

“Daerah perlambatan angin atau konvergensi diprakirakan terbentuk di perairan barat Aceh, perairan barat Sumatera Utara, Pesisir Barat Sumatera Barat, Sumatera Utara, dari Sumatera Selatan hingga Riau, Jawa Timur hingga Jawa Tengah, Laut Jawa, Selat Karimata, Laut Natuna, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, di Kalimantan Timur, di Selat Makassar bagian selatan, dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat, Teluk Tomini hingga Laut Sulawesi, di Laut Filipina Selatan Filipina, Laut Arafuru, Laut Halmahera dari Papua Tengah hingga Teluk Cenderawasih di Papua dan perairan utara Papua Nugini,” ujarnya dalam informasi cuaca BMKG untuk Selasa (1/9/2026).

Selain konvergensi, daerah konfluensi diprakirakan terbentuk di sejumlah perairan. Kondisi tersebut meliputi perairan utara Aceh, Teluk Thailand, Laut Cina Selatan, Laut Jawa, Laut Sawu, Selat Makassar, Laut Maluku, dan Laut Halmahera.

Menurut Selly, kondisi atmosfer tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah konvergensi dan konfluensi.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut,” katanya.

BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca signifikan di sejumlah wilayah. Potensi hujan sedang hingga lebat terutama perlu diwaspadai di wilayah yang masuk dalam kategori peringatan cuaca.

“Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan sedang hingga lebat yang berada di beberapa wilayah yang berwarna kuning,” ujar Selly.

Potensi Hujan di Kota-Kota Besar
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG mewaspadai potensi hujan disertai petir di Padang. Hujan ringan berpotensi terjadi di Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, dan Tanjung Selor.

Sementara itu, kondisi cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal berpotensi terjadi di Banda Aceh, Jambi, Pangkalpinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Samarinda.

BMKG juga memprakirakan adanya udara kabur di Palembang, Yogyakarta, Pontianak, dan Palangkaraya. Adapun potensi asap atau kabut diprakirakan terjadi di Bandar Lampung dan Banjarmasin.

Untuk wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju, Palu, Ambon, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.

Sementara itu, kondisi cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Denpasar, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, dan Merauke.

Potensi udara kabur juga diprakirakan terjadi di Kendari dan Manokwari. Sementara itu, Mataram berpotensi mengalami asap atau kabut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan kondisi atmosfer.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.