Sat,22 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Dua Pria Biadab Cabuli Anak Tuna Netra dan Anak Tiri hingga Hamil

Dua Pria Biadab Cabuli Anak Tuna Netra dan Anak Tiri hingga Hamil

dua-pria-biadab-cabuli-anak-tuna-netra-dan-anak-tiri-hingga-hamil
Dua Pria Biadab Cabuli Anak Tuna Netra dan Anak Tiri hingga Hamil
service

Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah gempita peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sepanjang Agustus 2026, kabar memilukan justru menyelimuti Kota Surabaya.

Dua tragedi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur mencoreng momen kemerdekaan dan memicu keprihatinan luas warga Kota Pahlawan.

Kasus pertama mengungkap fakta kelam dari balik dinding panti asuhan tak berizin di kawasan Surabaya Barat.

Seorang pemuda berinisial MS (22), yang merupakan anak dari pemilik panti asuhan tersebut, ditangkap usai mencabuli anak tuna netra berusia 14 tahun.

Aksi bejat tersebut dilancarkan tersangka secara berulang sejak akhir tahun 2024 hingga Juni 2026 dengan modus mengiming-imingi pinjaman ponsel.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, membeberkan bahwa korban sengaja dititipkan di panti asuhan bersama kakaknya karena sang ibu harus mencari nafkah di luar negeri sebagai pekerja migran.

Guna membungkam korban, tersangka tak segan meremas leher, melakukan intimidasi verbal, hingga melontarkan ancaman pembunuhan usai melancarkan aksinya.

“Aksi MS terkuak setelah kakaknya korban melihat video saat pelaku beraksi yang tersimpan di ponsel. Kakak korban lantas melapor ke ibunya,” terang AKP Hadi Ismanto.

Tak kalah tragis, kasus kekerasan seksual kedua mengguncang kawasan Sawahan, Surabaya.

Seorang pria berinisial H (39) tega merudapaksa anak tirinya yang baru berusia 12 tahun hingga menyebabkan korban kini mengandung dengan usia kehamilan lima bulan.

Tersangka mengaku telah melakukan perbuatan keji tersebut sebanyak empat kali di rumah memanfaatkan situasi saat istrinya sedang berada di luar untuk bekerja.

Aksi tak terpuji itu akhirnya terbongkar setelah ibu korban menaruh curiga pada perubahan fisik dan bentuk perut anaknya yang terus membesar.

Menanggapi dua musibah kemanusiaan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DP3A-PPKB dan Unit PPA Polrestabes Surabaya menerjunkan tim khusus guna memberikan pendampingan medis serta pemulihan psikologis secara intensif kepada kedua korban.

Pemkot Surabaya juga mengambil tindakan tegas dengan menggelar evaluasi dan penyisiran menyeluruh terhadap operasional seluruh panti asuhan yang beraktivitas di Surabaya. [ang/ian]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.