Wed,5 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Eks Kantor Polisi di Melbourne Jadi Islamic Centre Indonesia Pertama dan Terbesar

Eks Kantor Polisi di Melbourne Jadi Islamic Centre Indonesia Pertama dan Terbesar

eks-kantor-polisi-di-melbourne-jadi-islamic-centre-indonesia-pertama-dan-terbesar
Eks Kantor Polisi di Melbourne Jadi Islamic Centre Indonesia Pertama dan Terbesar
service

28 Juni 2026 19.11 WIB • 3 menit

Masjid Islamic Center Australia/istimewa


Sebuah sejarah baru berhasil ditorehkan oleh masyarakat Indonesia bersama komunitas Muslim di Australia. Berkat semangat gotong royong, wakaf, serta dukungan ribuan donatur dari Indonesia dan berbagai negara, sebuah gedung bekas kantor polisi di Melbourne berhasil diakuisisi dan dikembangkan menjadi bagian dari Islamic Centre Indonesia pertama dan terbesar di Melbourne, Australia.

Perjalanan besar tersebut dimulai pada Februari 2025 ketika Cinta Quran Foundation menjalin kolaborasi dengan Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV). Kerja sama ini bertujuan mengembangkan pusat dakwah dan pembinaan umat Islam yang dapat menjadi rumah bersama bagi masyarakat Indonesia sekaligus komunitas Muslim Australia di Melbourne.

Dari kolaborasi tersebut lahirlah visi yang lebih besar, yakni membangun sebuah Islamic Centre Indonesia yang mampu menjadi pusat ibadah, pendidikan, serta pengembangan masyarakat. Tonggak sejarah pembangunan kawasan ini ditandai dengan peletakan batu pertama Masjid Hajjah Yuliana pada Sabtu, 27 Juni 2026, di Laverton, Melbourne, Victoria.

Acara bersejarah tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12 Muhammad Jusuf Kalla, Founder Cinta Quran Foundation Ustadz Fatih Karim, ulama nasional Ustadz Das’ad Latif, tokoh masyarakat Australia, komunitas Muslim Melbourne, serta para donatur yang selama ini mendukung pengembangan Islamic Centre Baitul Makmur.

Sehari sebelumnya, Jumat, 26 Juni 2026, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13 KH. Ma’ruf Amin juga menyempatkan hadir untuk mengunjungi lokasi pembangunan sekaligus menandatangani prasasti Gedung Masjid Hajjah Yuliana sebagai bentuk dukungan terhadap proyek tersebut.

Wakaf Hajjah Yuliana Jadi Fondasi Pembangunan Masjid Utama

Perjalanan pembangunan Islamic Centre ini mendapat dukungan penting pada Januari 2026. Seorang wakif asal Indonesia, Yendra Fahmi, membantu menyempurnakan kebutuhan pelunasan aset sebagai wakaf atas nama ibundanya, Hajjah Yuliana.

Berkat kontribusi tersebut, proses pelunasan hingga serah terima aset dapat diselesaikan pada April 2026. Sebagai bentuk penghormatan terhadap wakaf tersebut, masjid utama yang dibangun di kawasan Islamic Centre ini kemudian diberi nama Masjid Hajjah Yuliana.

Masjid tersebut akan menjadi pusat kegiatan ibadah, dakwah, serta pembinaan umat. Sementara itu, Masjid Baitul Makmur yang selama ini melayani diaspora Indonesia akan dialihfungsikan menjadi pusat pendidikan dan pengembangan komunitas.

Konsep pengembangan ini diharapkan mampu menghadirkan ekosistem dakwah yang lebih lengkap. Tidak hanya menyediakan fasilitas ibadah, Islamic Centre Baitul Makmur Melbourne juga akan memiliki pusat pendidikan Islam, pembinaan generasi muda, program keluarga, kajian Al-Qur’an, pembinaan mualaf, hingga berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Jusuf Kalla Apresiasi Semangat Wakaf, Cinta Quran Siapkan Masjid di Kanada

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla memberikan apresiasi atas semangat wakaf dan gotong royong masyarakat Indonesia yang dinilai mampu menghadirkan manfaat nyata bagi perkembangan Islam di Australia.

“Allah akan membangunkan istana di surga untuk orang yang memakmurkan masjid. Ada tiga yang memakmurkan masjid, yang membangun, yang mengurus, yang menjadi jamaahnya,” kata Jusuf Kalla.

Menurutnya, masjid bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan masyarakat sekaligus penjaga peradaban umat.

Founder Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, menegaskan bahwa pembangunan Islamic Centre di Melbourne merupakan bagian dari visi jangka panjang organisasi untuk menghadirkan pusat-pusat dakwah di berbagai negara dengan populasi Muslim minoritas.

“Alhamdulillah, amanah umat telah membawa kami melangkah lebih jauh. Setelah Jepang, kini Australia dan akan segera menyusul Kanada, kami berharap semakin banyak mercusuar dakwah yang lahir di negeri-negeri minoritas muslim melalui gotong royong masyarakat Indonesia.”

Ke depan, Islamic Centre Baitul Makmur Melbourne diharapkan menjadi rumah bersama bagi masyarakat Indonesia dan Muslim Australia. Kawasan ini juga diproyeksikan menjadi mercusuar dakwah yang menghadirkan nilai Islam yang rahmatan lil alamin, inklusif, serta memberikan manfaat lintas generasi.

Transformasi gedung bekas kantor polisi menjadi Islamic Centre ini menjadi simbol bahwa semangat berbagi dan wakaf masyarakat Indonesia mampu melampaui batas negara serta menghadirkan amal jariah yang terus mengalir bagi umat.

Selain proyek di Melbourne, Cinta Quran Foundation juga tengah menyelesaikan amanah pembangunan Masjid Al-Ikhlas Centre sebagai masjid Indonesia pertama di Kanada Barat. Masjid tersebut direncanakan segera diresmikan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekaligus menjadi amal jariah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunannya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.