Ditulis oleh Syahrianto •
KABARBURSA.COM – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menerima pengunduran diri tiga anggota direksi pada 18 Maret 2026. Pengunduran diri ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Adi Adriansyah Sjoekri Sekretaris Perusahaan Merdeka Gold Resources menyampaikan pengunduran diri tersebut telah diterima secara resmi. “Perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari 3 (tiga) anggota Direksi Perseroan,” demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi, Rabu, 25 Maret 2026.
Tiga direksi yang mengajukan pengunduran diri masing-masing adalah Albert Saputro, David Thomas Fowler, dan Adi Adriansyah Sjoekri. Ketiganya menyampaikan surat pengunduran diri pada tanggal yang sama, yaitu 18 Maret 2026.
Perusahaan menyatakan pengunduran diri tersebut akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Persetujuan akan dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham sesuai anggaran dasar perusahaan.
Manajemen menjelaskan bahwa pengunduran diri direksi baru akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan RUPS. Rapat tersebut akan diselenggarakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Keterbukaan informasi ini disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bagian dari kewajiban emiten. Penyampaian dilakukan sesuai ketentuan POJK yang mengatur direksi dan dewan komisaris perusahaan publik.
Dalam dokumen tersebut, perusahaan menegaskan bahwa penyampaian informasi dilakukan paling lambat dua hari kerja setelah diterimanya permohonan pengunduran diri.
Hingga saat ini, perusahaan belum menyampaikan informasi lanjutan terkait calon pengganti posisi direksi yang mengundurkan diri.
Sementara itu dari lantai bursa, pada perdagangan 25 Maret 2026, saham EMAS ditutup di level 8.575 atau turun 925 poin setara 9,74 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 9.500. Sepanjang sesi, harga sempat menyentuh level tertinggi 8.825 dan terendah di 8.075.
Nilai transaksi tercatat sekitar Rp251,3 miliar dengan volume mencapai 295,81 ribu lot. Rata-rata harga transaksi berada di kisaran 8.496, mencerminkan tekanan jual yang dominan sepanjang sesi perdagangan.
Koreksi harga terjadi setelah pembukaan di level 8.075, jauh di bawah harga penutupan sebelumnya. Pergerakan intraday menunjukkan tekanan jual yang bertahan hingga akhir sesi dengan pergerakan harga cenderung datar di kisaran 8.500-an. (*)





Comments are closed.