Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Fahruddin Faiz Ingatkan Gen-Z untuk Seimbangkan 5 Unsur Manusia

Fahruddin Faiz Ingatkan Gen-Z untuk Seimbangkan 5 Unsur Manusia

fahruddin-faiz-ingatkan-gen-z-untuk-seimbangkan-5-unsur-manusia
Fahruddin Faiz Ingatkan Gen-Z untuk Seimbangkan 5 Unsur Manusia
service

Surabaya, NU Online Jatim

Penulis filsafat sekaligus dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Fahruddin Faiz, mengingatkan generasi Z (gen Z) soal bahaya belajar tanpa level atau tingkatannya. Hal demikian banyak terjadi di di tengah kemudahan akses informasi.

Menurutnya, meskipun gen Z bisa belajar apa saja melalui media sosial tanpa harus ke sekolah, ada risiko besar yang mengintai jika mereka tidak memahami tingkatan atau level dalam menuntut ilmu.

“Belajar itu ada tingkatannya, ada levelnya. Tidak bisa ngarang, kalau ngarang itu bahaya. Ilmu itu punya tatarannya masing-masing,” ujarnya dilansir kanal YouTube NU Online, Senin (20/4/2026).

Ia menceritakan pengalamannya saat seorang siswa SMP bertanya tentang konsep filsafat tingkat tinggi seperti Wahdatul Wujud hanya karena melihat potongan video di YouTube.

“Lompatan pengetahuan tanpa dasar yang kuat justru bisa membingungkan dan membahayakan pemikiran anak muda,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan konsep manusia yang terdiri dari lima unsur: jasad, akal, hati (qolbu), nafsu, dan roh. Ia mengajak gen Z untuk menyeimbangkan kelimanya agar mencapai kebahagiaan yang hakiki.

“Jasad itu utamanya cukup, akal utamanya luas, hati utamanya bersih, nafsu utamanya terkendali, dan roh utamanya dekat dengan Allah,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan tentang peran penting hati sebagai ‘raja’ dalam diri manusia. Menurutnya, kepintaran akal (IQ) tanpa kebersihan hati bisa menjadi senjata yang merusak.

“Orang pintar seringkali hanya menggunakan akalnya untuk mencari pembenaran atas kesalahan yang dilakukan karena hatinya yang gelap,” tuturnya memberikan contoh.

Selengkapnya klik di sini.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.