Jakarta, Arina.id—Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih turut hadir dalam pelantikan Sudaryono.
Sudaryono menggantikan Nanik S Deyang, yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Pengumuman itu menyampaikan dirinya melalui akun Facebook pribadinya.
Terkait tata kelola BGN, Sudaryono mengakui adanya permasalahan yang harus segera dibenahi. “Kita atau kami mengakui bahwa memang ada hal-hal yang memang harus diperbaiki bahkan kita sendiri telah menyaksikan bahwa ada terjadi pelanggaran dari sisi tidak transparannya tata kelola yang pada intinya ada satu masalah di bidang tata kelola,” kata Sudaryono melansir laman resmi Presiden RI.
Ia berjanji akan menghapus praktik tidak transparan dan melakukan digitalisasi sistem untuk meminimalisir penyelewengan.
Sudaryono menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran harus tepat sasaran bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta lansia.
“Kalau nanti ada orang yang menawarkan jasa dengan imbalan, ngaku-ngaku orang saya, keluarga saya, atau teman saya, saya pastikan itu tidak benar,” tegasnya.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi juga menjelaskan bahwa penunjukan Sudaryono dilakukan melalui berbagai pertimbangan.
Selain telah mengikuti proses penggunan program makan bergizi gratis (MBG) sejak awal, Sudaryono juga dinilai memahami secara menyeluruh konsep dan teknis pelaksanaan program prioritas tersebut.
“Beliau juga sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berdiskusi, menggagas, dan mengkonsep bagaimana teknis pelaksanaan makan bergisi gratis ini,” ungkapnya.
Pras mengatakan bahwa pengalaman Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dinilai menjadi nilai tambah. Hal tersebut disebabkan pelaksanaan program MBG tidak terlepas dari dukungan sektor pertanian sebagai penyedia bahan baku pangan.
“Bagaimana pun juga sumber-sumber bahan baku, sumber-sumber bahan pangan yang itu menjadi dalam bentuk makanan bergizi gratis untuk para penerima manfaat ini, selama ini memang juga di-support dan ditopang menjadi satu ekosistem oleh Kementerian Pertanian di mana Pak Sudaryono bertugas sebagai Wamentan,” ucap Pras.





Comments are closed.