Wed,29 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Gempa M 7,1 Guncang Jepang, 13 Orang Tewas dan Fasilitas Publik Rusak Parah

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, 13 Orang Tewas dan Fasilitas Publik Rusak Parah

gempa-m-7,1-guncang-jepang,-13-orang-tewas-dan-fasilitas-publik-rusak-parah
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, 13 Orang Tewas dan Fasilitas Publik Rusak Parah
service

Jakarta, NU Online

Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,1 melanda wilayah Kyushu, Jepang, dengan dampak terparah berpusat di Prefektur Kumamoto, Selasa (28/7/2026) sore waktu setempat. Hingga Rabu pagi pukul 08.30 waktu setempat, sedikitnya 13 orang dikonfirmasi telah meninggal dunia. 

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat proses evakuasi di lokasi bencana.

“Bahkan saat ini, masih ada orang-orang yang menunggu bantuan, menjadikannya sebuah perlombaan melawan waktu. Kami akan mengerahkan seluruh upaya untuk menyelamatkan dan mengevakuasi sebanyak mungkin orang,” ujarnya dalam wawancara, dikutip NU Online dari NHK News, Rabu (29/7/2026).

Dampak gempa menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas publik dan pusat perbelanjaan. Di Kota Kashima, pusat perbelanjaan AEON Mall Kumamoto mengalami kerusakan struktur pada bagian lantai dua yang memicu terjadinya ledakan pascagempa. Sebanyak 88 orang berhasil dievakuasi dari dalam gedung, namun dua korban dilaporkan meninggal dunia di area pintu masuk.

Selain itu, sebuah cerobong asap pabrik kertas di Kota Yatsushiro runtuh akibat guncangan hebat. Kejadian tersebut menyebabkan dua pekerja ditemukan dalam kondisi henti jantung (cardiopulmonary arrest), dua orang mengalami luka berat, dan tujuh orang lainnya dilaporkan hilang.

Melansir Kantor Berita Jepang NHK hingga Rabu (29/7/2026) pagi, tercatat sebanyak 9.872 warga mengungsi di 465 titik penampungan darurat. Bencana tersebut juga memutus pasokan air bersih bagi puluhan ribu rumah tangga di Kota Kishi dan Kota Uki, serta menyebabkan pemadaman listrik yang berdampak pada 35.000 rumah.

Layanan transportasi umum di wilayah Kyushu juga dilaporkan mengalami kelumpuhan total. Operasi kereta cepat Kyushu Shinkansen dihentikan sementara, sejumlah ruas jalan tol utama ditutup akibat kerusakan retakan tanah. Mayoritas penerbangan dari serta menuju Bandara Kumamoto juga dibatalkan.

Badan Meteorologi Jepang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya tanah longsor dan potensi gempa susulan berintensitas tinggi selama sepekan ke depan. Proses evakuasi di lapangan juga dibayangi tantangan cuaca ekstrem dengan suhu udara yang diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius.

Media Nikkei Asia, melaporkan bahwa gempa tersebut turut berdampak pada industri manufaktur di Kyushu, kawasan yang dikenal sebagai basis produksi elektronik dan otomotif Jepang. TSMC, Sony, dan Fujifilm mengevakuasi pekerja dari pabrik mereka di kawasan tersebut. Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, turut menyampaikan kepada wartawan di Tokyo bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir di kawasan tersebut dipastikan tidak terdampak gempa.

Selain itu, sebagian dinding batu Kastil Kumamoto yang merupakan salah satu destinasi wisata populer di kawasan tersebut juga dilaporkan ambruk akibat guncangan gempa, menambah daftar kerusakan infrastruktur bersejarah di Prefektur Kumamoto.

Gempa bermagnitudo 7,1 tersebut diduga memunculkan kekhawatiran mendalam bagi warga Kumamoto, mengingat wilayah tersebut pernah dilanda rangkaian gempa mematikan pada April 2016 yang menewaskan lebih dari 270 orang sebagaimana dilaporkan oleh Japan Times. Otoritas setempat meminta warga tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan berskala besar, mengingat pola aktivitas seismik pascagempa dinilai berpotensi memicu guncangan lanjutan yang tidak kalah kuat.

Sesuai data resmi Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA), guncangan utama terjadi pada Selasa pukul 16.27 waktu setempat dan mencatatkan skala intensitas seismik maksimum 7 pada skala Jepang dengan kedalaman pusat gempa sekitar 10 kilometer. JMA memperingatkan potensi gempa susulan besar maupun tanah longsor masih berpeluang terjadi selama sepekan ke depan.

Hingga berita ini diterbitkan, otoritas Jepang masih terus memutakhirkan data korban jiwa dan kerusakan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang terjebak di bawah reruntuhan reruntuhan Aeon Mall Kashima dan pabrik kertas Yatsushiro terus berlangsung. Warga di Pulau Kyushu dan sekitarnya juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi adanya gempa susulan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.