Mubadalah.id – Perubahan lain yang dapat muncul selama kehamilan adalah varises. Kondisi ini ditandai dengan pembuluh darah yang membengkak, berwarna kebiruan, dan terlihat pada bagian kaki atau alat kelamin ibu.
Varises terkadang tidak menimbulkan keluhan. Namun, pada sebagian ibu, pembuluh darah tersebut dapat terasa sakit atau menimbulkan rasa tidak nyaman ketika beraktivitas.
Jika varises muncul di kaki, ibu dapat membantu mengurangi keluhannya dengan lebih sering mengangkat kaki. Posisi tersebut dapat membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah dan membuat kaki terasa lebih nyaman.
Penggunaan kaus kaki yang tebal atau perban elastis juga dapat membantu mengurangi keluhan akibat varises. Namun, penggunaannya tetap perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan tekanan berlebihan pada kaki.
Varises juga dapat muncul di sekitar alat kelamin. Kondisi ini perlu diperhatikan terutama menjelang persalinan karena pembuluh darah yang membengkak dapat mengalami sobekan dan menyebabkan perdarahan ketika proses melahirkan berlangsung.
Salah satu cara yang disebut dapat membantu meredakan keluhan varises di sekitar alat kelamin adalah meletakkan daun kubis yang dingin pada bagian tersebut.
Meski demikian, ibu tetap perlu memperhatikan keamanan setiap cara yang ia gunakan selama kehamilan dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan semakin berat.
Sembelit pada Ibu Hamil
Kesulitan buang air besar atau sembelit juga dapat sebagian ibu hamil alami. Kondisi ini dapat membuat ibu merasa tidak nyaman dan, jika berlangsung terus-menerus, dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Untuk mencegah atau mengatasi sembelit, ibu hamil harus memperhatikan pola makan dan aktivitas sehari-hari. Salah satunya dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah.
Ibu juga dapat mengonsumsi makanan yang berasal dari padi-padian, seperti beras merah dan gandum. Pilihan makanan tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih kaya serat daripada hanya mengonsumsi beras putih atau tepung terigu.
Kebutuhan cairan juga penting ibu perhatikan. Ia boleh minum sedikitnya delapan gelas air bersih setiap hari. Selain itu, aktivitas fisik seperti berjalan, bergerak, dan berolahraga secara rutin juga dapat membantu menjaga kelancaran buang air besar selama kehamilan.
Beberapa obat yang ibu buat di rumah atau jamu tertentu juga dapat membantu melunakkan tinja atau membuatnya lebih licin. Misalnya, bahan yang ia buat dari biji psilium, buah tertentu, atau tanaman yang mengandung serat.
Namun, penggunaan obat atau jamu selama kehamilan tidak boleh ibu lakukan secara sembarangan. Ia perlu memastikan keamanan bahan atau obat tersebut kepada tenaga kesehatan sebelum menggunakannya, terutama jika mengonsumsi untuk mengatasi keluhan tertentu. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 95.





Comments are closed.