Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Inggris, Prancis akan pimpin misi internasional amankan Selat Hormuz

Inggris, Prancis akan pimpin misi internasional amankan Selat Hormuz

inggris,-prancis-akan-pimpin-misi-internasional-amankan-selat-hormuz
Inggris, Prancis akan pimpin misi internasional amankan Selat Hormuz
service

Moskow (ANTARA) – Inggris dan Prancis akan memimpin misi militer internasional untuk memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz segera setelah “kondisi memungkinkan,” kata Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Jumat (17/4).

Pernyataan itu disampaikan setelah Starmer mengikuti KTT internasional yang diselenggarakan Prancis untuk keamanan maritim di Selat Hormuz.

“Saya dapat memastikan bahwa, bersama dengan Prancis, Inggris akan memimpin misi multinasional untuk melindungi kebebasan navigasi segera setelah kondisi memungkinkan,” kata Starmer kepada wartawan setelah KTT yang diikuti perwakilan 49 negara tersebut.

Ia menegaskan bahwa misi pertahanan tersebut sepenuhnya bersifat damai guna menjamin keamanan pelayaran komersial dan mendukung pembersihan ranjau.

Lebih dari belasan negara telah menyatakan kesediaan mereka untuk mengirim peralatan militer ke Selat Hormuz setelah gencatan senjata berkelanjutan antara Iran dan AS disepakati, kata Starmer.

Ia mengundang semua pihak yang bersedia untuk bergabung dalam misi tersebut.

Starmer juga mengumumkan pertemuan perwakilan kementerian pertahanan negara-negara yang berpartisipasi dalam misi tersebut, yang dijadwalkan akan berlangsung minggu depan di London.

“Selat itu harus segera dibuka kembali, tanpa pungutan dan tanpa pembatasan,” ujar Starmer.

Pada 13 April, Angkatan Laut AS mulai memblokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia.

Washington membebaskan kapal-kapal selain Iran untuk melintasi Selat Hormuz, selama mereka tidak membayar pungutan kepada Teheran.

Otoritas Iran belum mengumumkan pemberlakuan pungutan, tetapi telah membahas rencana tersebut.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap di Iran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Banyak negara di kawasan ini bahkan menutup sebagian atau seluruh wilayah udaranya, di tengah risiko serangan rudal dan pesawat nirawak.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Tolak gencatan senjata sementara, Iran ingin akhiri perang Timteng

Baca juga: Iran umumkan Selat Hormuz dibuka penuh selama gencatan senjata

Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.