Sat,8 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Inovasi Penguatan Budaya Keselamatan Pasien, RSI NU Demak Juara II Nasional Pertemuan Ilmiah 2026

Inovasi Penguatan Budaya Keselamatan Pasien, RSI NU Demak Juara II Nasional Pertemuan Ilmiah 2026

inovasi-penguatan-budaya-keselamatan-pasien,-rsi-nu-demak-juara-ii-nasional-pertemuan-ilmiah-2026
Inovasi Penguatan Budaya Keselamatan Pasien, RSI NU Demak Juara II Nasional Pertemuan Ilmiah 2026
service

Bandung, NU Online

Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Demak kembali mengharumkan nama Kabupaten Demak dan jaringan rumah sakit Nahdlatul Ulama di tingkat nasional. Kali ini, RSI NU Demak berhasil meraih Juara II Nasional pada Lomba Presentasi Oral kategori Implementasi Hasil Pelatihan KARS & Sertifikasi dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan dan Semiloka Nasional (Pitselnas) X dan KARS Expo 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 5–7 Agustus 2026 di Harris Hotel and Conventions Festival Citylink, Bandung, Jawa Barat. Kategori Implementasi Hasil Pelatihan KARS dan Sertifikasi merupakan salah satu dari tujuh subtopik yang diperlombakan.

Prestasi RSI NU Demak diraih melalui karya ilmiah berjudul Penguatan Budaya Keselamatan Pasien Berbasis Hasil Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC) AHRQ Versi 1.0 (Laporan Peningkatan Mutu di Rumah Sakit Islam NU Demak Tahun 2026).

Dalam kompetisi tersebut, RSI NU Demak diwakili oleh Direktur dr Abdul Aziz dan staf Akhmad Safi’i.

“Presentasi yang dibawakan mengangkat pengalaman RSI NU Demak dalam memperkuat budaya keselamatan pasien melalui pemanfaatan hasil Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC) AHRQ Versi 1.0 sebagai dasar penyusunan program peningkatan mutu rumah sakit,” kata Abdul Aziz..

Dia menjelaskan hasil survei tersebut dimanfaatkan untuk mengidentifikasi area prioritas perbaikan, menyusun intervensi yang tepat sasaran, serta memperkuat budaya pelaporan insiden, komunikasi terbuka, pembelajaran organisasi, dan penerapan just culture secara berkelanjutan.

Dalam proses penilaian, dewan juri memberikan apresiasi terhadap pendekatan yang dilakukan RSI NU Demak karena dinilai mampu menunjukkan keterkaitan yang jelas antara hasil survei budaya keselamatan pasien dengan implementasi program peningkatan mutu di rumah sakit.

Penyajian berbasis data, sistematis, serta menunjukkan tindak lanjut dan dampak implementasi menjadi nilai lebih dalam presentasi tersebut.

Direktur RSI NU Demak juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berkontribusi dalam pengembangan budaya mutu dan keselamatan pasien.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh civitas hospitalia dalam membangun budaya keselamatan pasien yang berkelanjutan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan,” ungkapnya.

Presentasi RSI NU Demak juga memperoleh tanggapan positif dari peserta berbagai rumah sakit di Indonesia. Sejumlah peserta menyampaikan ketertarikannya terhadap pendekatan yang dilakukan RSI NU Demak dalam memanfaatkan hasil survei HSOPSC sebagai dasar penyusunan program peningkatan mutu.

Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi salah satu praktik baik (best practice) yang dapat diadaptasi oleh rumah sakit lain dalam membangun budaya keselamatan pasien yang berkelanjutan.

Ketua Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu), HM Zufikar As’ad (Gus Ufik), menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih RSI NU Demak.

“Prestasi tersebut menunjukkan bahwa rumah sakit di lingkungan ARSINU mampu bersaing di tingkat nasional melalui inovasi yang berbasis data dan implementasi nyata di lapangan,” ujarnya.

Ia mengatakan keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi rumah sakit-rumah sakit NU lainnya untuk terus mengembangkan budaya mutu, memperkuat implementasi standar akreditasi, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berpusat pada pasien.

“Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi rumah sakit-rumah sakit NU lainnya untuk terus mengembangkan budaya mutu, memperkuat implementasi standar akreditasi, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berpusat pada pasien,” lanjutnya.

Pencapaian Juara II Nasional menjadi bukti bahwa implementasi hasil pelatihan dan sertifikasi KARS di RSI NU Demak tidak berhenti pada aspek pemenuhan standar akreditasi. Hal itu juga diwujudkan melalui inovasi yang memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Capaian tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen RSI NU Demak sebagai rumah sakit yang tidak hanya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi berbasis bukti (evidence-based quality improvement).

“​​​​​​​RSI NU Demak juga diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan praktik baik dalam pengembangan budaya keselamatan pasien di Indonesia.” pungkas Gus Ufik..

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.