Fri,15 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Israel Serang Muslim yang Hendak Shalat Idul Fitri di Sekitar Masjidil Aqsha

Israel Serang Muslim yang Hendak Shalat Idul Fitri di Sekitar Masjidil Aqsha

israel-serang-muslim-yang-hendak-shalat-idul-fitri-di-sekitar-masjidil-aqsha
Israel Serang Muslim yang Hendak Shalat Idul Fitri di Sekitar Masjidil Aqsha
service

Jakarta, NU Online

Sejumlah umat Islam yang hendak melaksanakan shalat Idul Fitri di luar Masjid Al-Aqsa diserang pasukan Israel pada Jumat (20/3/2026). Hal tersebut sebagaimana tampak dalam video yang diunggah Instagram @muslim.

“Pasukan Israel menyerang umat Islam Palestina yang mendekati Masjid Al-Aqsa untuk shalat Id,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Instagram @muslim membubuhi keterangan bahwa hal tersebut baru terjadi dalam 59 tahun terakhir sejak 1967. 

“Tidak ada sholat Idul Adha di Masjid Al Aqsa untuk pertama kalinya dalam 59 tahun,” demikian bunyi keterangan tersebut.

Sebagaimana diketahui, bahwa Israel menutup akses ke area Masjid Al-Aqsa dan sekitarnya sejak awal Maret 2026 lalu setelah serangan Israel-Amerika Serikat terhadap Iran pecah.

Dilansir dari Middle East Eye, bahwa Israel akan tetap menutup Masjid Al-Aqsa hingga Idul Fitri dan seterusnya. Bukan saja area masjid, tetapi juga menyeluruh wilayah kota tua tersebut.

Sejumlah negara mengutuk penutupan akses masuk ke tempat suci itu. Namun, hal tersebut tak membuat Israel mengubah kebijakannya itu. Shalat tarawih dan Jumat pun tak ada sepanjang waktu sejak ditutupnya akses tersebut.

“Penutupan kota tua dalam cada demikian tidak pernah terjadi sebelumnya,” ujar Mustada Abu Sway, pengajar di Masjid Al-Aqsa dan Anggota Dewan Wakaf Islam di Jerusalem, sebagaimana dilansir Middle East Today.

“Terdapat inkonsistensi ketika kami bandingkan apa yang tengah terjadi di dalam kota tua dengan apa yang terjadi di luarnya, di mana orang-orang bergerak bebas, shalat di masjid-masjid, dan hidup di kota berlangsung sebagaimana biasanya,” lanjutnya.

Kantor Berita Palestina, WAFA, juga mengabarkan bahwa penutupan Masjid Al-Aqsa berlanjut hingga Idul Fitri. Ribuan Muslim Palestina tak bisa melaksanakan shalat id dan merayakan Idul Fitri di tempat suci itu.

“Meskipun ditutup, warga Yerusalem terus berbondong-bondong ke sekitar Al-Aqsa dan gerbangnya, melaksanakan salat di jalanan dan di tangga selama beberapa malam berturut-turut,” demikian keterangan WAFA.

Hal tersebut, lanjut WAFA, mencerminkan penolakan masyarakat terhadap pembatasan yang diberlakukan, khususnya karena pembatasan tersebut telah diperluas ke daerah-daerah terdekat, seperti halaman Sekolah Rashidiya. Pasalnya, pasukan Israel yang berjaga berjumlah lebih banyak dari biasanya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.