Sat,9 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Jembatan Putus di Pante Kera, Warga Kesulitan Akses

Jembatan Putus di Pante Kera, Warga Kesulitan Akses

jembatan-putus-di-pante-kera,-warga-kesulitan-akses
Jembatan Putus di Pante Kera, Warga Kesulitan Akses
service

Aceh Timur, NU Online

Warga Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, hingga kini masih mengalami kesulitan akses setelah jembatan penghubung antara Dusun Aluer Merbo dan Dusun Pante Cermin putus akibat diterjang banjir pada akhir 2025 lalu.

Jembatan yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat itu belum juga dapat difungsikan. Akibatnya, warga terpaksa menggunakan rakit atau getek bantuan BNPB untuk menyeberangi aliran sungai. Namun, sarana darurat tersebut tidak dapat digunakan saat arus sungai deras dan juga tidak mampu mengangkut beban berat, termasuk hasil panen warga.

Kepala Desa Pante Kera Sabilah menjelaskan bahwa jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 120 meter dan dibangun menggunakan dana desa pada 2017. Menurutnya, jembatan itu sangat vital karena menjadi penghubung utama mobilitas warga antar-dusun maupun menuju pusat desa.

“Pasca banjir masyarakat yang ingin melintasi Dusun Pante Cermin terpaksa menggunakan rakit atau getek yang diberikan BNPB, dan itu tidak bisa digunakan jika kondisi arus sungai sedang deras,” ujar Sabilah, Rabu (15/4/2026).

Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat sangat terbatas. Warga harus menunggu kondisi sungai aman untuk melintas. Selain itu, hasil panen dalam jumlah besar juga tidak dapat diangkut secara maksimal karena keterbatasan daya angkut rakit yang tersedia.

Sabilah berharap pemerintah segera menghadirkan solusi darurat berupa jembatan Bailey agar akses masyarakat dapat kembali normal. Menurutnya, kebutuhan tersebut sudah sangat mendesak mengingat jalur itu menjadi penopang aktivitas ekonomi dan sosial warga.

“Ini harapan masyarakat, semoga cepat adanya jembatan Bailey, karena kami sangat membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PCNU Aceh Timur Tgk Safwan turut memberi perhatian terhadap kondisi infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat di pedalaman. Kehadiran akses penghubung yang layak dinilai penting agar aktivitas warga, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan harian, tidak terus terganggu.

Saat ini, warga Dusun Pante Cermin yang hendak keluar dusun atau menuju pusat desa harus melewati aliran sungai yang bersumber dari Sungai Lokop. Untuk sampai ke tujuan, mereka membutuhkan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit, bergantung pada kondisi arus dan sarana penyeberangan yang tersedia.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.