Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Jonatan Christie optimistis Indonesia lolos fase grup Piala Thomas

Jonatan Christie optimistis Indonesia lolos fase grup Piala Thomas

jonatan-christie-optimistis-indonesia-lolos-fase-grup-piala-thomas
Jonatan Christie optimistis Indonesia lolos fase grup Piala Thomas
service

Jakarta (ANTARA) – Tunggal putra Jonatan Christie optimistis Indonesia melewati fase penyisihan grup Piala Thomas 2026 setelah hasil undian menempatkan Merah Putih bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair di Grup D.

Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie mengungkapkan peluang Indonesia cukup terbuka, meski tetap mewaspadai kekuatan Prancis dan Thailand yang diprediksi menjadi pesaing utama dalam ajang yang bergulir di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei tersebut.

“Kalau melihat di atas kertas, mungkin dari Prancis kans gandanya lebih besar. Untuk Thailand di tunggal mungkin 50-50, tapi kami tetap optimistis bisa tampil terbaik dan semoga jadi juara grup,” ujar Jonatan kepada pewarta di Jakarta, Selasa.

Prancis datang dengan modal kuat setelah menjuarai Kejuaraan Beregu Putra Eropa 2026 setelah mengalahkan Denmark dengan skor 3-2.

Mereka menunjukkan perkembangan signifikan, terutama di sektor tunggal putra, dengan kehadiran tiga pemain muda potensial yakni Christo Popov, Toma Junior Popov, dan Alex Lanier.

Di sektor ganda, Prancis juga memiliki kekuatan melalui kombinasi Popov dan Thom Gicquel yang patut diwaspadai.

Sementara itu, Thailand bertumpu pada kekuatan tunggal putra Kunlavut Vitidsarn sebagai andalan utama, serta didukung Panitchaphon Teeraratsakul yang kini berada di jajaran 30 besar dunia.

Selain itu, pengalaman Dechapol Puavaranukroh di sektor ganda juga menjadi ancaman bagi tim Indonesia.

Baca juga: Jonatan Christie “penasaran” taklukkan Indonesia Open 2026

Meski demikian, Jojo menegaskan komposisi tim Indonesia yang memadukan pemain senior dan junior menjadi modal penting untuk bersaing.

Skuad Merah Putih diperkuat pemain berpengalaman seperti Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama, serta Moh Reza Pahlevi Isfahani. Selain itu, sejumlah pemain muda juga turut menghuni tim, di antaranya Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin.

“Dengan peta kekuatan sekarang yang makin merata, siapa pun bisa menang. Saya harap kombinasi pemain senior dan junior bisa memberikan yang terbaik dan membawa pulang Piala Thomas,” kata Jonatan.

Indonesia tercatat sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Thomas dengan total 14 gelar juara. Dominasi Merah Putih dimulai sejak edisi perdana pada 1958, kemudian berlanjut pada 1961 dan 1964. Kejayaan itu terus berlanjut pada era 1970-an dengan meraih gelar pada 1970, 1973, 1976, dan 1979.

Setelah sempat berselang, Indonesia kembali menambah koleksi gelar pada 1984 sebelum memasuki periode keemasan berikutnya pada dekade 1990-an hingga awal 2000-an dengan kemenangan pada 1994, 1996, 1998, 2000, dan 2002.

Gelar terbaru diraih pada edisi 2020 yang digelar pada 2021 di Denmark, saat Indonesia menundukkan China dengan skor 3-0 di partai final.

Sedangkan dalam dua edisi terakhir, India menjadi juara pada 2022 dan China pada edisi 2024.

Jonatan berharap tradisi juara tersebut dapat kembali terulang pada edisi tahun ini.

Baca juga: Jonatan akui gagal kunci gim pertama jadi titik balik kekalahan

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.