Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Juhu Singkah, Makanan Tradisional Khas Kalimantan Tengah yang Disajikan saat Upacara Adat Dayak

Juhu Singkah, Makanan Tradisional Khas Kalimantan Tengah yang Disajikan saat Upacara Adat Dayak

juhu-singkah,-makanan-tradisional-khas-kalimantan-tengah-yang-disajikan-saat-upacara-adat-dayak
Juhu Singkah, Makanan Tradisional Khas Kalimantan Tengah yang Disajikan saat Upacara Adat Dayak
service

Juhu Singkah, Makanan Tradisional Khas Kalimantan Tengah yang Disajikan saat Upacara Adat Dayak | Wikimedia Commons/Volstand


Juhu singkah, salah satu makanan tradisional khas yang patut Kawan cicipi ketika berkunjung ke daerah Kalimantan Tengah. Bagi Kawan yang pernah datang, atau berasal dari daerah Kalimantan Tengah, apakah pernah mencicipi kuliner yang satu ini sebelumnya?

Makanan tradisional khas Kalimantan Tengah ini memiliki keunikan tersendiri, khususnya pada bahan utama yang digunakan dalam proses pembuatannya. Juhu singkah menggunakan pucuk rotan sebagai bahan utamanya, hal yang jarang dijumpai di beberapa makanan tradisional yang ada di daerah lainnya.

Meskipun demikian, penggunaan pucuk rotan ini justru memberikan cita rasa yang unik dari juhu singkah. Tidak hanya itu, masih ada beberapa bahan tambahan lainnya yang digunakan dalam proses pembuatan juhu singkah, sehingga makin memperkaya cita rasa yang bisa dirasakan ketika mencicipi makanan tradisional khas Kalimantan Tengah tersebut.

Tidak hanya itu, juhu singkah ternyata bukan hanya terbatas pada sekadar makanan biasanya saja. Ternyata makanan tradisional ini juga memiliki nilai lebih di tengah masyarakat.

Juru singkah sering kali dihidangkan saat ada acara atau upacara adat di tengah masyarakat, khususnya yang berasal dari latar belakang Dayak Maayaan. Hal ini membuat juru singkah juga memiliki nilai dan makna tersendiri yang terkandung di dalamnya.

Lantas bagaimana ulasan lebih lanjut terkait makanan tradisional khas Kalimantan Tengah tersebut? Simak ulasannya dalam artikel berikut ini.

Mengenal Juru Singkah, Makanan Tradisional Khas Kalimantan Tengah

Juhu singkah adalah salah satu makanan tradisional yang umum dijumpai di daerah Kalimantan Tengah. Makanan tradisional ini lebih khususnya lagi berasal dari masyarakat Dayak Maayaan yang ada di daerah tersebut.

Sekilas, juhu singkah terlihat seperti makanan berkuah dengan isian ikan dan sayur rotan di dalamnya. Hal ini sesuai dengan makna dari makanan tradisional tersebut.

Penamaan juhu singkah sendiri berasal dari bahasa Ngaju. Kata “Juhu” memiliki arti sebagai makanan berkuah.

Sementara itu, kata “Singkah” merujuk pada pucuk rotan yang masih muda. Dari penjelasan tersebut, juhu singkah bisa didefinisikan sebagai makanan berkuah yang menggunakan pucuk rotan muda sebagai bahan utamanya.

Kaya Akan Kandungan Nutrisi

Dinukil dari laman Disbudpar Kalteng, rotan muda memang menjadi salah satu sumber pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Kalimantan Tengah. Apalagi sumber pangan ini bisa didapatkan dengan mudah di sana.

Masyarakat tidak perlu menanam secara khusus rotan untuk bisa membuat makanan tradisional ini. Rotan menjadi salah satu tumbuhan yang banyak dijumpai di hutan yang ada di daerah tersebut, sehingga cukup mudah untuk didapatkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Meskipun terlihat sederhana, penggunaan pucuk rotan muda sebagai bahan utama juhu singkah sebenarnya membuat makanan tersebut menjadi kaya akan manfaat. Belum lagi penggunaan beberapa bahan tambahan lain dalam proses pembuatannya, seperti ikan dan sejenisnya, yang makin memperkaya kandungan nutrisi yang bisa didapatkan ketika mengonsumsi makanan tradisional tersebut.

Dikutip dari laman Gramedia, pucuk rotan muda diketahui memiliki berbagai macam kandungan nutrisi, seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, magnesium, dan lainnya. Kandungan ini bisa makin dilengkapi dengan penambahan bahan lainnya, seperti protein dari ikan dan sejenisnya.

Disajikan saat Momen Penting

Bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Dayak Maayaan, juhu singkah memiliki nilai lebih dari sekadar makanan saja. Sebab makanan tradisional ini menjadi salah satu hidangan yang disajikan saat upacara adat masyarakat Dayak Maayaan.

Dinukil dari artikel Veronika Vonny Kartika Sari, “Bentuk Ungkapan Tabu dan Makna Ikonis pada Makanan Tradisi Adat Pranikah Suku Dayak Maanyan” yang terbit di Jurnal Onoma, juhu singkah biasanya disajikan pada saat upacara pranikah masyarakat Dayak Maayaan. Makanan tradisional ini dianggap sebagai simbol penghubung antara kedua keluarga dalam upacara tersebut.

Selain itu, juhu singkah biasanya juga disajikan pada momen-momen penting lainnya, seperti acara kumpul keluarga, pesta saat musim panen tiba, dan syukuran.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.