Thu,6 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Duo Arek Jatim Ini Jadi Petugas Damkar Asing Pertama di Jepang

Duo Arek Jatim Ini Jadi Petugas Damkar Asing Pertama di Jepang

duo-arek-jatim-ini-jadi-petugas-damkar-asing-pertama-di-jepang
Duo Arek Jatim Ini Jadi Petugas Damkar Asing Pertama di Jepang
service

15 Juli 2026 23.43 WIB • 1 menit

Ahmad dan Denis yang dilantik sebagai anggota pemadam Jepang | NCC


Dua pemuda asal Jawa Timur, Denis Saputra dan Ahmad Ubaidillah, sukses mengukir sejarah baru di Jepang. Mereka resmi dilantik sebagai anggota korps pemadam kebakaran sukarela atau Shobodan di Kota Hasami, Prefektur Nagasaki.

Pencapaian ini sangat istimewa karena keduanya menjadi warga negara asing pertama yang bergabung dalam korps tersebut di Hasami.

Denis yang berusia 26 tahun dan Ahmad yang berusia 25 tahun sebenarnya adalah peserta magang teknis di bidang konstruksi. Sehari-hari, mereka bekerja di sebuah perusahaan Ueyama Construction atau Kamiyama Kensetsu.

Keputusan untuk merekrut mereka berawal dari rekomendasi pihak perusahaan tempat mereka bekerja kepada pemerintah daerah setempat. Perusahaan menilai keduanya memiliki semangat kerja yang luar biasa dan mampu berbaur dengan masyarakat lokal dengan sangat baik.

Kekurangan Personel

Jepang saat ini memang sedang menghadapi tantangan besar berupa penurunan populasi yang berdampak pada kekurangan personel pemadam kebakaran. Kota Hasami sendiri mencatat jumlah personel relawan yang masih belum mencukupi kuota ideal yang dibutuhkan.

Oleh karena itu, bergabungnya dua pemuda Jawa Timur itu menjadi angin segar bagi penambahan kuantitas sumber daya manusia anggota Shobodan.

Sebagai anggota Shobodan, tugas Denis dan Ahmad memang tidak diarahkan untuk langsung memadamkan kobaran api di garis depan. Fokus utama peran mereka adalah memberikan dukungan operasional atau rear support di lokasi bencana.

Hal ini mencakup tugas-tugas penting seperti mengangkut peralatan pemadam kebakaran hingga menyerukan prosedur evakuasi kepada warga. Keduanya tetap menjalani pelatihan intensif mengenai penggunaan alat dan penanganan kondisi darurat agar siap bertugas kapan saja.

Motivasi Sederhana yang Membawa Dampak Besar

Dalam sebuah tayangan di NCC, disebutkan bahwa keinginan Ahmad menjadi relawan muncul karena rasa terima kasih atas kebaikan masyarakat Jepang yang ia temui selama bekerja. Ia merasa bahwa membantu sesama warga adalah cara terbaik untuk membalas keramahan yang ia terima.

Sementara itu, Denis yang sudah menetap selama tiga tahun di Jepang merasa inilah saatnya untuk lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Ia berharap keberadaannya bisa memberikan kontribusi nyata bagi keselamatan warga di tempat ia mencari nafkah.

Ahmad dan Denis menjadi WNI selanjutnya yang ikut menyumbang tenaga mereka untuk Jepang. Sebelumnya, sudah ada WNI lain yang bekerja di bidang transportasi, salah satunya sopir bus.

Kepercayaan yang diberikan oleh otoritas Jepang ini membuktikan bahwa kualitas dan integritas pekerja Indonesia cukup moncer. Jika kinerja mereka bagus, bukan tak mungkin suatu hari nanti akan semakin banyak WNI yang mendapatkan izin tinggal tetap ata menjadi residen di Jepang.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.