Thu,6 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Keponakan Prabowo Duduki Kursi Deputi Gubernur BI, Pengamat Prediksi Rupiah Berisiko Melemah

Keponakan Prabowo Duduki Kursi Deputi Gubernur BI, Pengamat Prediksi Rupiah Berisiko Melemah

keponakan-prabowo-duduki-kursi-deputi-gubernur-bi,-pengamat-prediksi-rupiah-berisiko-melemah
Keponakan Prabowo Duduki Kursi Deputi Gubernur BI, Pengamat Prediksi Rupiah Berisiko Melemah
service

Jakarta, NU Online 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan menghadapi tekanan setelah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Pengamat menilai keputusan tersebut berpotensi memicu kekhawatiran pasar, terutama terkait independensi bank sentral dalam menjaga stabilitas moneter.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Deniey Adi Purwanto menilai latar belakang Thomas yang memiliki rekam jejak politik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen investor.

Posisi Thomas sebagai keponakan Presiden Prabowo Subianto juga dinilai dapat memunculkan persepsi kedekatan antara BI dan pemerintah, yang berisiko mengganggu kepercayaan pasar.

Menurut Deniey pasar keuangan sangat sensitif terhadap isu independensi bank sentral. Ketika muncul anggapan bahwa kebijakan moneter berpotensi dipengaruhi kepentingan politik atau fiskal pemerintah, respons pasar cenderung negatif, terutama pada nilai tukar.

“Bahwa akan ada disrupsi independensi Bank Indonesia, ini bisa dilihat nilai tukar mendekati rekor terendahnya sekitar Rp16.985, hampir menyentuh Rp17 ribu,” tuturnya dalam diskusi publik bertajuk “Depresiasi Rupiah: Dilema Independensi” yang digelar secara daring dikutip NU Online melalui Youtube INDEF Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, kekhawatiran utama pelaku pasar adalah jika arah kebijakan BI ke depan lebih menekankan pertumbuhan ekonomi jangka pendek dibandingkan menjaga stabilitas harga dan nilai tukar.

“Kepemimpinan yang secara implisit dianggap memprioritaskan pertumbuhan dapat melemahkan rupiah karena pasar mengantisipasi penurunan suku bunga atau pelonggaran pertahanan nilai tukar,” jelasnya.

Selain itu, pergerakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah yang cenderung naik turut dibaca pasar sebagai sinyal kemungkinan perubahan kebijakan moneter. Jika BI dinilai semakin sejalan dengan agenda pemerintah, risiko terhadap inflasi dan stabilitas rupiah disebut akan meningkat.

Deniey menambahkan, reaksi pasar terhadap terpilihnya Thomas sejauh ini terbelah ke dalam dua kemungkinan. Respons pertama adalah ekspektasi kebijakan pengetatan, di mana suku bunga tetap tinggi atau bahkan meningkat.

“Ini cenderung mendukung penguatan nilai tukar rupiah dan juga akan menarik modal dari luar negeri. Jadi, inflow-nya akan meningkat dan mengurangi ekspektasi inflasi,” sebutnya.

Namun, respons kedua yang juga cukup kuat adalah asumsi bahwa kebijakan moneter justru akan dilonggarkan untuk mengakomodasi kebutuhan pembiayaan pemerintah. Dalam skenario ini, suku bunga berpotensi lebih rendah, sehingga tekanan terhadap rupiah semakin besar.

Di sisi lain, kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian turut memperbesar risiko pelemahan rupiah ke depan.

“Konsekuensinya apa, mungkin banyak analis akan lebih mengarah kebijakan moneter terhadap pertumbuhan daripada stabilitas harga bahkan secara implisit, tapi intinya sama, maka ini dapat melemahkan nilai tukar,” ucapnya.

Sebelumnya, Rapat paripurna DPR mengesahkan Keponakan Presiden Prabowo Thomas Djiwandono atau Tommy sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih. Tommy telah dinyatakan lolos fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan oleh Komisi XI DPR.

Pengesahan itu diambil dalam rapat paripurna ke-12 masa persidangan III tahun sidang 2025-2026, di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Saan Mustopa.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.