Thu,6 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Cuaca Kering Meluas, Dehidrasi Jadi Ancaman di Tengah El Nino Kuat

Cuaca Kering Meluas, Dehidrasi Jadi Ancaman di Tengah El Nino Kuat

cuaca-kering-meluas,-dehidrasi-jadi-ancaman-di-tengah-el-nino-kuat
Cuaca Kering Meluas, Dehidrasi Jadi Ancaman di Tengah El Nino Kuat
service

Jakarta, NU Online

Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap dehidrasi yang kerap dianggap sepele di tengah berlanjutnya cuaca kering dan penguatan fenomena El Nino.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama Muhammad S Niam menjelaskan bahwa banyak orang merasa telah cukup minum, tetapi tetap mengalami dehidrasi karena kebutuhan cairan tubuh tidak selalu sama.

“Ini cukup sering terjadi. Penyebabnya adalah kebutuhan cairan tubuh tidak selalu sama. Saat cuaca panas, seseorang yang banyak berkeringat tentu membutuhkan cairan lebih banyak dibandingkan ketika berada di ruangan yang sejuk,” ujarnya kepada NU Online pada Selasa (4/8/2026).

Ia mengungkapkan bahwa persoalan hidrasi tidak hanya berkaitan dengan jumlah cairan yang diminum, tetapi juga kehilangan elektrolit akibat keringat berlebih. Karena itu, pada aktivitas berat atau paparan panas dalam waktu lama, kebutuhan cairan dan elektrolit harus diperhatikan secara bersamaan.

“Prinsip sederhananya adalah jangan menunggu sampai merasa sangat haus. Minumlah secara berkala sepanjang hari, bawa botol minum ketika beraktivitas, dan perhatikan warna urine sebagai salah satu indikator sederhana kecukupan hidrasi,” tegasnya.

“Air putih merupakan pilihan utama. Pada aktivitas fisik berkepanjangan dengan keringat yang banyak, minuman yang mengandung elektrolit dapat dipertimbangkan,” sambungnya.

Niam juga mengingatkan bahwa kelompok dengan penyakit jantung, ginjal, atau kondisi tertentu tetap harus mengikuti anjuran dokter terkait konsumsi cairan.

“Menurut saya penting untuk cukupi cairan secara berkala, jangan menunggu sampai haus. Saya mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap remeh cuaca panas dan kemarau yang berkepanjangan. Jangan menunggu haus untuk minum,” tegasnya.

Peringatan tersebut sejalan dengan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menjelaskan bahwa musim kemarau yang kering pada awal Agustus 2026 masih berlanjut dan berpotensi meluas. BMKG mencatat 1.657 titik pengamatan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) sangat panjang selama 31 hingga 60 hari dan 306 titik lainnya mengalami HTH ekstrem panjang lebih dari 60 hari.

BMKG juga melaporkan indeks Nino 3.4 mencapai +2,45 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -29,2. Angka tersebut menunjukkan El Nino kuat masih berlangsung dan berpotensi semakin menguat, sehingga risiko kekeringan, keterbatasan air bersih, serta gangguan kesehatan akibat cuaca panas perlu diwaspadai bersama.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.