Jakarta, Arina.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada Senin (20/7/2026). Meski sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, dinamika atmosfer masih berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sejumlah daerah.
Prakirawan BMKG Nurul Izzah Fitria menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi terbentuknya daerah pelambatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) di berbagai wilayah Indonesia.
“Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia telah berada pada musim kemarau, daerah pelambatan angin atau konvergensi diprediksi terbentuk di sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagian besar Sulawesi, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan,” ujar Nurul dalam prakiraan cuaca diunggah Minggu (19/7/2026).
Selain itu, daerah konfluensi diprakirakan terbentuk di Samudra Hindia barat Sumatera, Selat Malaka, Laut Cina Selatan, Laut Filipina, hingga Samudra Pasifik utara Papua. Kondisi tersebut meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di sepanjang wilayah yang dilalui fenomena tersebut.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi dan juga konfluensi tersebut,” katanya.
BMKG menetapkan Sumatera Utara dalam status Siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, status Waspada hujan sedang hingga lebat diberlakukan untuk Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.
BMKG juga mengeluarkan peringatan angin kencang di Banten, Jawa Barat, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
Untuk prakiraan cuaca di kota-kota besar, BMKG memperkirakan hujan sedang berpotensi terjadi di Medan dan Tanjung Selor. Hujan ringan diprakirakan mengguyur Padang, Jambi, Tanjungpinang, Bengkulu, Palembang, Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Mamuju, Palu, Manado, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.
Sementara itu, kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Pekanbaru, Pangkalpinang, Semarang, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, dan Nabire. Adapun potensi udara kabur diprakirakan terjadi di Bandar Lampung dan Samarinda.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini, terutama bagi warga yang berada di wilayah berpotensi mengalami hujan lebat maupun angin kencang, agar dapat mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.



Comments are closed.