Mulai 2027 Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD
Lombok Timur (ANTARA) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mulai mengenalkan pelajaran Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib bagi pelajar di Sekolah Dasar (SD) pada tahun ajaran 2027 mendatang.
“Mulai 2027 Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat meresmikan Program Revitalisasi Pendidikan di Sekolah Menengah Kejujuran Negeri (SMKN) 1 Sikur di Lombok Timur, Minggu.
Ia mengatakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saat ini tengah mempersiapkan berbagai aspek pendukung agar kebijakan tersebut dapat berjalan dengan baik.
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah menyelenggarakan pelatihan Bahasa Inggris bagi para guru SD.
Baca juga: Pemerintah alokasi Rp105 miliar revitalisasi sekolah di Lombok Timur
“Sekarang sedang kami siapkan bagaimana agar program itu dapat berjalan melalui pelatihan para guru SD dalam mata pelajaran Bahasa Inggris,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Mendikdasmen mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemendikdasmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21 sejak usia dini.
“Dengan penguasaan Bahasa Inggris yang lebih awal, diharapkan siswa Indonesia mampu bersaing di kancah global,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Baca juga: Kemendikdasmen tingkatkan kompetensi Bahasa Inggris 13.964 guru SD
Mendikdasmen menegaskan bahwa persiapan sumber daya manusia, khususnya guru, menjadi prioritas utama sebelum kebijakan ini diberlakukan secara nasional.
“Pelatihan akan diberikan secara bertahap kepada guru-guru SD di seluruh Indonesia,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Ia menegaskan revitalisasi dan digitalisasi bukan tujuan akhir, melainkan upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Karena itu Kemendikdasmen juga fokus pada peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Baca juga: Mendikdasmen: Wajib Bahasa Inggris tingkat SD tidak banyak grammar
Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.