Sat,15 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Menilik Saham JSMR, Analis Sebut Pasar Tunggu Aksi Smart Money

Menilik Saham JSMR, Analis Sebut Pasar Tunggu Aksi Smart Money

menilik-saham-jsmr,-analis-sebut-pasar-tunggu-aksi-smart-money
Menilik Saham JSMR, Analis Sebut Pasar Tunggu Aksi Smart Money
service

KABARBURSA.COM – Saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) saat ini dinilai masih menanti momentum yang tepat, salah satunya ialah aliran dana besar.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan saham JSMR kini cenderung underwhelming di tengah dorongan sentimen kuat.

“Terlepas dari kinerja indikator,  momentum sudah menunjukkan kondisi jenuh jual. Tapi perlu dari smart money untuk masuk agar nantinya JSMR bisa mengalami penguatan ke depan,” ujar dia kepada Kabarburaa.com dikutip, Sabtu, 21 Maret 2026.

Dari sisi fundamental, kata Nafan, pergerakan JSMR juga dipengaruhi oleh kebijakan internal perseroan, khususnya terkait strategi tarif tol selama periode mudik Lebaran.

Menurut dia, penerapan diskon tarif dinilai mampu mendorong volume lalu lintas, namun di sisi lain berpotensi menekan optimalisasi laba bersih.

“Kecuali kalau tidak menerapkan diskon tarif, itu sedikit positif,” katanya.

Meski demikian, Nafan menilai kondisi harga saham JSMR yang telah mengalami penurunan dinilai mulai memasuki area undervalued, bahkan berada di bawah nilai wajarnya.

Ia menyampaikan hal tersebut membuka peluang bagi investor jangka menengah hingga panjang, meskipun tetap membutuhkan katis kuat untuk memicu rebound.

Ke depan, lanjut Nafan, pasar akan mencermati dinamika arus mudik dan arus balik Lebaran serta dampaknya terhadap kinerjanya keuangan emiten jalan tol ini, khususnya pada kuartal I 2026.

“Ini market masih memantau bagaimana growthnya seperti sisi top line maupun bottom line,” pungkasnya.

Pada perdagangan terakhir atau sebelum libur Lebaran 2026 pada 17 Maret 2026, saham JSMR ditutup menguat tipis sebesar 0,98 persen ke level 3.100.

Mengutip data Stockbit, dalam satu bulan terakhir, saham JSMR tercatat terkoreksi cukup dalam sebesar 17,55 persen. Tekanan juga masih berlanjut dalam periode tiga bulan (-10,14 persen) dan enam bulan (-10,40 persen).

Secara year-to-date (YTD), saham emiten jalan tol pelat merah ini masih melemah 9,09 persen, mencerminkan belum kuatnya minat beli investor secara konsisten.

Kinerja yang lebih panjang menunjukkan tekanan yang lebih signifikan. Dalam satu tahun terakhir, saham JSMR turun 20,31 persen. Bahkan dalam horizon lima tahun dan sepuluh tahun, pelemahan masing-masing mencapai 30,80 persen dan 44,01 persen. (*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.