Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Nasib Warga Seboyo Terelokasi Demi Proyek PLTA Mentarang

Nasib Warga Seboyo Terelokasi Demi Proyek PLTA Mentarang

nasib-warga-seboyo-terelokasi-demi-proyek-plta-mentarang
Nasib Warga Seboyo Terelokasi Demi Proyek PLTA Mentarang
service

Kunang-kunang kerlap kerlip melintasi orang-orang yang sedang berkumpul di satu teras rumah di Desa Harapan Maju, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, penghujung tahun lalu. Mereka bercengkrama walau tak saling memandang rupa. Tak ada cahaya maupun lampu yang menyinari permukiman itu pada malam itu. “Listriknya sudah mati satu mingguan, kecuali nanti perusahaan datang untuk mengganti alat yang rusak, baru bisa hidup,” kata Minggus, warga Desa Harapan Maju. Dia duduk bersila di teras. Perusahaan yang Minggus maksud adalah operator genset komunal yang PT Kayan Hydropower Nusantara  (KHN), sediakan. Sudah tiga tahun, lampu-lampu dari 28 rumah di area yang disebut Paking itu pakai listrik genset komunal. Listrik tak hidup 24 jam di situ. “Ada listriknya dari 6.00 sore sampai 6.00 pagi, sisanya mati,” kata Minggus. Genset pun, sering rusak karena komponen perbaikan tak ada di sekitar desa itu. Alat perbaikan, harus pesan dari luar daerah hingga perlu waktu lama. “Sering alatnya rusak, sejak bulan-bulan berapa itu tahun 2024, sering (rusak) sampai sekarang ini.” Jawi, Ketua RT05 Desa Harapan Maju, membenarkan kondisi itu. Kendati listrik sering padam, katanya, genset turut membantu warga. Warga, tidak perlu bayar tagihan listrik. “Tapi ya seperti itu, sering rusak, hidupnya (listrik) tidak menentu.” Kondisi ini mereka sudah rasakan lebih tiga tahun lalu. Sebelumnya, kata Jawi, warga mendiami area Seboyo, sekitar 15 menit dengan perahu mesin ke hulu Sungai Mentarang. “Kalau di Seboyo,  dulu kita pakai panel surya pribadi, pakai aki saja, itu hidup setiap saat, nanti kalau mati kita ganti air akinya tinggal beli saja,” katanya. Setelah perusahaan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.