Tue,28 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Pagi Ijab Sah, Siang Ijazah: Kisah Unik Wisudawati di UIN Sunan Kudus

Pagi Ijab Sah, Siang Ijazah: Kisah Unik Wisudawati di UIN Sunan Kudus

pagi-ijab-sah,-siang-ijazah:-kisah-unik-wisudawati-di-uin-sunan-kudus
Pagi Ijab Sah, Siang Ijazah: Kisah Unik Wisudawati di UIN Sunan Kudus
service

6 Februari 2026 20.00 WIB • 1 menit

Pagi Ijab Sah, Siang Ijazah: Kisah Unik Wisudawati di UIN Sunan Kudus


“Kalau bisa dua-duanya kenapa enggak.”

Kalimat itu dikenang sebagai penanda hari paling bersejarah bagi Ainunnur Izzaty. Wisudawati Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus itu mengalami dua peristiwa penting dalam satu hari. Ia menikah dan menerima ijazah pada waktu yang hampir bersamaan.

“Pagi tadi ijab sah dulu, setelahnya baru ijazah,” kata Ainun.

Jika ditarik ke belakang, dua peristiwa itu sejatinya tidak direncanakan berlangsung bersamaan. Ainun mengaku sama sekali tidak menyangka jadwal pernikahan dan wisuda akan berimpitan.

“Rencana pernikahan sudah dua bulan lalu dan dapat informasi wisuda 10 hari, ternyata bisa dibarengkan,” ujar Ainunnur Izzaty (22).

Keputusan pun diambil setelah berdiskusi dengan keluarga. Ainun memilih membagi waktu, bukan mengorbankan salah satu momen penting dalam hidupnya.

Pagi hari, akad nikah digelar di kediamannya di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae. Beberapa jam kemudian, ia berangkat ke kampus untuk mengikuti prosesi Wisuda UIN Sunan Kudus periode Februari 2026. Ainun masih mengenakan kebaya putih. Ronce melati tampak menggantung di pundaknya.

Ia tidak datang sendiri. Di sampingnya berdiri Parman (30), pria yang beberapa jam sebelumnya mengucap ijab kabul. Kehadiran pasangan pengantin baru itu mengubah suasana wisuda yang semula formal menjadi lebih hangat. Momen tersebut kemudian dikenang sebagai salah satu potret paling humanis dalam prosesi wisuda UIN Sunan Kudus.

Apresiasi dan Dukungan Kampus

Kampus tidak mempermasalahkan busana yang dikenakan Ainun saat mengikuti prosesi wisuda. Rektor UIN Sunan Kudus, Abdurrahman Kasdi, justru menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada pasangan tersebut.

“Selamat dan sukses kepada Mbak Ainun dan Mas Parman, setelah akad nikah langsung ke kampus untuk wisuda,” ujar Abdurrahman Kasdi.

Ia juga menyampaikan harapan agar pernikahan keduanya berjalan langgeng dan penuh kebahagiaan.

“Semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah. Nanti putranya bisa dikuliahkan di UIN Sunan Kudus,” tambahnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.