Tue,28 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. PBB: Perjanjian AS-Rusia berakhir, ancaman nuklir kian besar

PBB: Perjanjian AS-Rusia berakhir, ancaman nuklir kian besar

pbb:-perjanjian-as-rusia-berakhir,-ancaman-nuklir-kian-besar
PBB: Perjanjian AS-Rusia berakhir, ancaman nuklir kian besar
service

PBB/New York (ANTARA) – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menilai risiko penggunaan senjata nuklir saat ini menjadi yang tertinggi dalam beberapa dekade terakhir, RIA Novosti melaporkan pada Kamis (5/2).

Ia mengatakan hal itu dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) antara Rusia dan Amerika Serikat berakhir pada Rabu.

Guterres sangat menyayangkan berakhirnya pencapaian yang telah dibangun selama puluhan tahun, yang disebutnya terjadi “pada waktu terburuk” karena ketegangan geopolitik global sedang memuncak.

“Namun, bahkan di tengah ketidakpastian ini, kita harus mencari harapan. Ini merupakan kesempatan untuk mengatur ulang dan menciptakan sistem pengendalian senjata yang sesuai dengan konteks yang berkembang pesat,” katanya.

Guterres mengatakan dirinya menyambut baik penegasan dari AS dan Rusia tentang pemahaman mereka terhadap dampak destabilisasi dari perlombaan senjata nuklir dan perlunya mencegah kembalinya dunia pada proliferasi nuklir tanpa kendali.

New START adalah perjanjian terakhir tentang pengendalian senjata nuklir antara AS dan Rusia untuk membatasi jumlah hulu ledak nuklir jarak jauh yang boleh mereka miliki. Perjanjian itu resmi berlaku pada 5 Februari 2011.

Sumber: Sputnik

Baca juga: PBB minta Rusia, AS kembali berdialog soal pengurangan senjata nuklir
Baca juga: Perjanjian dengan AS berakhir, Rusia isyaratkan langkah nuklir baru

Penerjemah: Katriana
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.