Wed,27 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Usai Libur Lebaran, Imbas Konflik Timur Tengah

Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Usai Libur Lebaran, Imbas Konflik Timur Tengah

pemerintah-terapkan-wfh-1-hari-usai-libur-lebaran,-imbas-konflik-timur-tengah
Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Usai Libur Lebaran, Imbas Konflik Timur Tengah
service

Jakarta

Kebijakan work from home (WFH) bakal diterapkan di Indonesia, Bunda. Kebijakan dari pemerintah ini rencananya mulai diberlakukan usai libur Lebaran 2026.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa penerapan WFH dilakukan demi efisiensi anggaran imbas konflik Timur Tengah. WFH nantinya akan diberlakukan satu hari dalam seminggu waktu kerja.

“Kemudian yang terakhir terkait dengan kajian, bahwa dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi daripada waktu kerja. Di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home. Dalam satu hari dalam 5 hari kerja,” kata Airlangga, seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Airlangga, teknis pelaksanaan WFH ini akan dikaji lebih lanjut. Kebijakan diharapkan tidak hanya diberlakukan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), tapi juga karyawan di perusahaan swasta.

“Itu teknisnya sedang akan disiapkan, karena ini diharapkan juga tidak hanya ASN, tetapi juga swasta dan juga pemda-pemda,” ungkap Airlangga.

“Nanti sesudah konsepnya sudah matang, kita akan segera informasikan ke publik lebih detail,” sambungnya.

Kebijakan WFH ini rencananya bakal diterapkan usai libur Lebaran 2026. Namun, Airlangga hingga kini belum bisa memastikan kapan waktu pelaksanaannya, Bunda.

“Pasca Lebaran, tapi nanti kita akan tentukan kapan waktunya,” ujarnya.

Kata Prabowo soal WFH imbas konflik Timur Tengah

Usulan untuk WFH sebelumnya telah disampaikan Presiden Prabowo sebagai respons dari konflik di wilayah Timur Tengah. Prabowo mengusulkannya setelah berkaca dari negara Pakistan yang memotong waktu kerja menjadi empat hari.

“Jadi mereka (Pakistan) menganggap ini sudah kritis jadi dikatakan critical measures. Seolah-olah bahwa ini bagi mereka adalah ini dulu seperti kita dulu COVID,” kata Prabowo, saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/26).

“Mereka melaksanakan work from home untuk semua kantor, pemerintah, maupun swasta, 50 persen bekerja dari rumah. Kemudian, hari kerja mereka potong jadi hanya empat hari,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga membahas soal kebijakan Pakistan yang memotong gaji anggota kabinet dan parlemen imbas konflik Timur Tengah. Seperti apa pernyataan Prabowo?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.