Sat,8 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Perempuan Rentan Terpapar Penyakit Menular Melalui Hubungan Seksual

Perempuan Rentan Terpapar Penyakit Menular Melalui Hubungan Seksual

perempuan-rentan-terpapar-penyakit-menular-melalui-hubungan-seksual
Perempuan Rentan Terpapar Penyakit Menular Melalui Hubungan Seksual
service

Mubadalah.id – Perempuan masih menghadapi kerentanan tinggi terhadap penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi ini adalah keterbatasan perempuan dalam mengendalikan keputusan terkait hubungan seksual, termasuk dalam menentukan penggunaan perlindungan.

Dalam banyak situasi, perempuan tidak memiliki posisi tawar yang cukup kuat untuk menolak hubungan seksual yang tidak aman. Kondisi tersebut meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit menular seksual, termasuk infeksi yang berdampak serius pada kesehatan reproduksi.

Data menunjukkan bahwa setiap tahun jutaan perempuan terjangkit penyakit menular seksual. Pada pertengahan 1990-an, tercatat sekitar 165 juta perempuan terinfeksi penyakit jenis ini. Selain itu, dalam satu tahun saja, lebih dari satu juta perempuan dilaporkan tertular HIV/AIDS.

Secara biologis, perempuan memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi penyakit menular seksual. Hal ini berkaitan dengan proses penularan yang memungkinkan mikroorganisme penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh perempuan melalui jaringan reproduksi.

Dampak dari penyakit menular seksual tidak hanya bersifat sementara. Jika tidak ia tangani secara tepat, infeksi tersebut dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan serius. Beberapa di antaranya meliputi nyeri berkepanjangan, peradangan pada organ reproduksi, hingga gangguan kesuburan.

Selain itu, penyakit menular seksual juga dapat meningkatkan risiko komplikasi dalam kehamilan serta memperbesar kemungkinan terjadinya kanker pada organ reproduksi. Salah satu yang paling berbahaya adalah infeksi HIV/AIDS yang, tanpa penanganan, dapat berujung pada kematian.

Oleh karena itu, kondisi ini menunjukkan pentingnya peningkatan akses perempuan terhadap informasi kesehatan reproduksi, layanan kesehatan yang memadai, serta penguatan posisi perempuan dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan diri mereka. []

*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.