Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Perlu Jejaring untuk Penyelamatan Hiu Paus Terdampar

Perlu Jejaring untuk Penyelamatan Hiu Paus Terdampar

perlu-jejaring-untuk-penyelamatan-hiu-paus-terdampar
Perlu Jejaring untuk Penyelamatan Hiu Paus Terdampar
service

Kejadian hiu paus (Rhincodon typus) terdampar di pesisir Jember, Jawa Timur (Jatim), cukup sering. Data Yayasan Sealife Indonesia, tahun 2022, ada tiga kejadian penemuan spesies ikan terbesar itu, melengkapi total delapan kejadian sepanjang 2015-2025. Untuk itu, perlu edukasi dan para  pihak berjejaring untuk membantu penanganan yang tepat. Dwi Suprapti, Founder Yayasan Sealife Indonesia, menyebut, hewan pemakan plankton ini banyak terdampar di pesisir Jawa, utamanya di pesisir selatan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain Jember, kejadian di Jatim juga banyak di Lumajang. “Biasanya banyak ditemukan dalam kondisi mati,” katanya dalam Sarasehan Pemetaan Partisipatif dan Pembentukan Jejaring Penanganan Biota Laut Terdampar di Pesisir Jember, Senin (9/3/26). Meski begitu  tidak sedikit yang ditemukan dalam kondisi hidup tetapi pengetahuan minim dan keterlambatan penanganan menyebabkan hiu paus tak terselamatkan. Warga terlihat mengeruminu bangkai hiu paus yang terdampar di Pantai Wagir Indah di Desa Welahan Wetan, Kecamatan Adipala, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (26/6/2025) pagi. Foto: L Darmawan/Mongabay Indonesia Salah satunya terjadi pada 4-5 Juli 2020. Ada tiga hiu paus terdampar di Pantai Nyamplung Kobong, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumuk Mas, Jember. Dua  berhasil diselamatkan, satu  mati terpotong-potong. Sayangnya, dari banyak kasus, hiu paus yang terdampar langsung warga kubur. Padahal, perlu nekropsi untuk memastikan apa penyebab hewan soliter ini terdampar. Seperti yang pernah terjadi pada 2020. Saat itu sebuah video memperlihatkan sejumlah warga memotong hiu paus. “Nekropsi penting. Karena hius paus terdampar itu biasanya disebabkan banyak faktor.” Karena itu, dia mendorong lintas sektor berkolaborasi dalam menangani kasus terdamparnya hiu paus dengan membentuk jejaring. Dari warga atau nelayan,…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.