Sat,16 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. PLTA Bengkok, Pembangkit EBT Tertua di Jawa Barat yang Ikut Terangi Kota Bandung

PLTA Bengkok, Pembangkit EBT Tertua di Jawa Barat yang Ikut Terangi Kota Bandung

plta-bengkok,-pembangkit-ebt-tertua-di-jawa-barat-yang-ikut-terangi-kota-bandung
PLTA Bengkok, Pembangkit EBT Tertua di Jawa Barat yang Ikut Terangi Kota Bandung
service

13 Februari 2026 17.00 WIB • 2 menit

PLTA Bengkok, Pembangkit EBT Tertua di Jawa Barat yang Ikut Terangi Kota Bandung


Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bengkok merupakan pembangkit listrik tertua di Jawa Barat. Berlokasi di Bandung, Jawa Barat, PLTA Bengkok merupakan pembangkit listrik yang menggunakan air sebagai energi baru terbarukan (EBT) untuk memutar turbin yang terhubung ke generator dan menghasilkan listrik.

PLTA Bengkok juga merupakan salah satu pembangkit listrik bertenaga air tertua di Indonesia. PLTA ini dibangun di masa pemerintahan Hindia Belanda dan resmi dioperasikan sejak 1923. Dulu, PLTA Bengkok merupakan bagian dari Lands Waterkracht Bedrijf Bandoeng en Electriciteit atau Perusahaan Tenaga Air Negara Dataran Tinggi Bandung.

Saat ini, pengoperasian PLTA Bengkok dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia Power (PLN IP). PLTA ini juga menjadi salah satu sumber listrik bersih yang menyuplai area Bandung dan sekitarnya.

Penyuplai Listrik Bersih

Kendati umurnya sudah satu abad lebih, PLTA Bengkok masih tetap beroperasi dengan baik. Pemerintah Indonesia sukses mengelola PLTA ini sejak kemerdekaan hingga sekarang.

Disadur dari situs resmi PLN, PLTA Bengkok memiliki empat unit pembangkit yang berada di dua lokasi berbeda. Di lokasi utamanya, terdapat tiga unit pembangkit dengan kapasitas total 3 x 1.050 kilowatt (kW).

Sementara itu, satu unit lainnya adalah PLTA Dago yang memiliki kapasitas 700 kW. Artinya, jika ditotal, pembangkit ini bisa menghasilkan listrik hijau sebesar 3,85 Megawatt (MW).

Lebih lanjut, daerah-daerah yang mendapat suplai listrik dari PLTA Bengkok meliputi Sukaresmi, Dago, dan Bengkok. Namun, sebagai penunjang kebutuhan listrik yang semaki besar, PLTA Bengkok turut menyuplai listrik pendukung untuk Kota Bandung.

Dengan besaran kapasitas itu, PLTA Bengkok diperkirakan bisa menerangi antara 2.000 sampai 3.000 rumah.

Dikarenakan usianya yang sudah tua, PLN melakukan pemeliharaan berkala, yakni preventive maintenance dan periodic maintenance. Selain itu, terdapat inspeksi umum yang dilakukan setelah 24.000-30.000 jam pengoperasian.

Di sisi lain, setiap 40.000 sampai 45.000 jam operasi (sekitar 6-7 tahun), PLN juga melakukan overhaul atau perbaikan menyeluruh untuk seluruh komponen PLTA Bangkok agar tetap beroperasi dengan ciamik.

Jika umumnya perawatan pembangkit cenderung mahal, PLA Bengkok justru sebaliknya. Pembangkit ini menggunakan putaran yang cukup rendah; 750 RPM atau bertemperatur dingin. Hal ini membuat biayanya lebih murah dibandingkan pembangkit termal.

Sebagai salah satu bangunan tua nan bersejarah, pemerintah menetapkan PLTA Bengkok sebagai situs cagar budaya Kota Bandung. Bahkan, untuk menjaga orisinalitasnya, mesin pengoperasiannya masih menggunakan alat-alat peninggalan Belanda yang masih manual.

Dukung Transisi Energi Hijau

PLTA Bengkok menjadi salah satu komitmen pemerintah untuk mewujudkan Net Zero Emission (NZE) 2060. Listrik yang dihasilkan PLTA ini berasal dari aliran Sungai Cikapundung di Taman Hutan Raya yang dibendung. Melalui ANTARA, lokasi sungai ini berada sekitar empat kilometer dari pembangkitnya.

PLTA ini juga dianggap sebagai pelopor energi bersih di Indonesia yang sudah ada sejak zaman Belanda. Hal ii membuktikan bahwa Indonesia mampu untuk merealisasikan energi hijau agar jauh lebih ramah lingkungan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.