Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Prabowo yakin rahasia negara bisa maju ada pada akademisi dan ilmuwan

Prabowo yakin rahasia negara bisa maju ada pada akademisi dan ilmuwan

prabowo-yakin-rahasia-negara-bisa-maju-ada-pada-akademisi-dan-ilmuwan
Prabowo yakin rahasia negara bisa maju ada pada akademisi dan ilmuwan
service

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto saat berbicara dalam acara pembukaan Sarasehan Kebangsaan di JCC, Jakarta, Jumat sore, mengungkapkan keyakinannya suatu negara dapat tumbuh menjadi negara maju karena mereka memanfaatkan potensi dan kemampuan para akademisi dan ilmuwannya.

Di hadapan 2.600 akademisi, ilmuwan, periset, dan pimpinan kampus negeri dan swasta, Presiden Prabowo pun menggugah semangat seluruh sivitas akademika yang hadir untuk mengarahkan pikiran, temuan, dan inovasinya untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakkan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” kata Presiden Prabowo saat acara pembukaan Sarasehan Kebangsaan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat.

Baca juga: Prabowo hadiri Sarasehan Kebangsaan untuk beri taklimat ke 2.600 dosen

Oleh karena itu, Prabowo menyatakan dirinya pun selalu melibatkan para ahli dalam menjalankan pemerintahan, termasuk di posisi-posisi yang strategis.

“Saya dari awal sadar peran penting para ilmuwan, para guru besar, dan karena itu, kalau saudara simak, hampir di setiap bidang pemerintahan yang kunci, saya ikut sertakan profesor-profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian menjelaskan kebijakannya itu sejalan dengan ilmu kepemimpinan yang dirinya anut, yaitu seorang pemimpin, yang diibaratkan sebagai nakhoda, harus dibantu oleh awak yang handal agar kapal yang dikemudikan dapat berlayar sampai tujuan dengan selamat.

“Sama di semua bidang. It is not the technology, it is not the equipment. It is the man and the woman behind the equipment. Ini yang kita sadari, percuma kita punya pesawat yang paling canggih kalau pilotnya tidak handal,” ujar Presiden.

Kesamaan tujuan

Beranjak dari kesadaran mengenai peran penting para ilmuwan, akademisi, peneliti, dan para dosen perguruan tinggi, Presiden Prabowo pun mengajak seluruh sivitas akademika untuk menemukan kesamaan-kesamaan tujuan, terlepas dari berbagai perbedaan yang ada.

“Saya beranggapan di sini semuanya adalah anak Indonesia yang cinta bangsanya dan rakyatnya,” ujar Presiden.

Baca juga: Prabowo minta Brian pastikan kampus cetak SDM yang dibutuhkan industri

“Dengan premis tadi, dengan anak Indonesia yang cinta tanah airnya, saya kira dalam perbedaan. ini kita harusnya bisa mencari titik-titik kebersamaan,” sambung Presiden di hadapan 2.600 sivitas akademika dan ilmuwan Indonesia.

Presiden kemudian mencontohkan suatu negara dapat jatuh ke lubang kekacauan, misalnya perang saudara atau perang antarnegara, karena elite bangsanya, termasuk para pemikir-pemikir, ilmuwan, akademisi, tidak bisa diajak kerja sama untuk membangun negaranya.

“Dari yang saya pelajari dari sejarah — karena salah satu hobi, passion saya adalah sejarah, dari apa yang saya belajar, sejarah ribuan tahun, bangsa-bangsa yang elite-nya bisa kerja sama, bangsa itu yang bangkit. Bangsa yang elite-nya selalu tidak bisa kerja sama, bangsa itu tidak bisa mencapai potensinya. Itu sejarah,” ujar Presiden.

Baca juga: Prabowo bangga Indonesia mulai bikin mobil sendiri

Baca juga: Empat hal penting di taklimat Prabowo kepada rektor dan guru besar

​​​​​​​

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.