Wed,19 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Tersingkir, Rehan/Gloria hilang kendali usai menangi gim pertama

Tersingkir, Rehan/Gloria hilang kendali usai menangi gim pertama

tersingkir,-rehan/gloria-hilang-kendali-usai-menangi-gim-pertama
Tersingkir, Rehan/Gloria hilang kendali usai menangi gim pertama
service

Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal/Gloria Widjaja kehilangan kendali permainan setelah menang telak pada gim pertama yang membuat mereka tersingkir dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Rabu.

Rehan/Gloria kalah dari unggulan kesembilan asal Taiwan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dengan skor 21-9, 18-21, 19-21 pada babak 32 besar.

“Pada poin-poin akhir kami kurang tenang dan masih terlalu terburu-buru,” kata Rehan dalam keterangan resmi PBSI.

Setelah menguasai gim pertama dengan meyakinkan, Rehan/Gloria harus mengejar ketertinggalan pada gim kedua.

Baca juga: Bimo/Arlya evaluasi konsistensi setelah tersingkir di Kejuaraan Dunia

Baca juga: Jonatan atasi ketegangan untuk melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia 2026

Mereka sempat memangkas jarak dan membuka peluang memperpanjang tekanan terhadap lawan, tetapi gagal memanfaatkan kesempatan pada poin akhir.

“Saya paling menyayangkan gim kedua. Setelah tertinggal cukup jauh, kami bisa mendekat dan sebenarnya masih memiliki kesempatan, tetapi penyelesaian pada poin terakhir kurang baik,” ujar Gloria.

Pasangan Taiwan kemudian tampil semakin nyaman pada gim penentuan, sementara Rehan/Gloria kesulitan mempertahankan kesabaran dalam membangun serangan.

Gloria mengakui mereka juga beberapa kali keliru mengarahkan permainan kepada Ye Hong Wei yang dinilainya memiliki kualitas menonjol.

“Pada gim ketiga mereka sudah menemukan ritme permainan, sedangkan kami terlalu terburu-buru ingin menghasilkan poin. Kami juga beberapa kali lupa untuk menghindari mengarahkan bola kepada Ye Hong Wei karena dia punya kualitas yang sangat baik,” kata Gloria.

Rehan menjadikan kekalahan tersebut sebagai pengingat bahwa peringkat maupun nama lawan tidak menentukan hasil apabila kesiapan di lapangan tidak terjaga.

“Siapa pun lawannya pada akhirnya sama. Pertandingan ditentukan oleh siapa yang lebih siap ketika berada di lapangan,” ujar dia.

Rehan tetap mengambil sisi positif karena keduanya dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.

Baca juga: Amri/Nita bidik medali pada debut Kejuaraan Dunia

Baca juga: Bimo/Arlya selamat dari empat match point pada Kejuaraan Dunia

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.