Influencer Jerome Polin secara strategis mengubah kampanye intimidasi digital terselubung yang bertujuan untuk membungkam kritiknya terhadap pemerintah menjadi sebuah pertunjukan perlawanan sipil di ruang publik. Dengan menjadikan transparansi sebagai senjata dan membingkai tindakannya sebagai hak seorang pembayar pajak, ia tidak hanya berhasil menetralkan ancaman tersebut tetapi juga menciptakan sebuah pedoman kontra-intimidasi digital yang kuat dan dapat ditiru. Insiden ini menandai momen penting dalam diskursus digital Indonesia, yang mengisyaratkan munculnya kontrak sosial baru di mana publik semakin menuntut advokasi sosio-politik dari para influencer, yang pada akhirnya mendefinisikan ulang hakikat dari pengaruh itu sendiri.
Sumber: Project Multatuli (projectmultatuli.org) & lifestyle.sindonews.com – Parafrase/diolah
Sumber Foto : instagram.com/jeromepolin





Comments are closed.