Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Sambangi Kemenkes, Lesbumi PBNU Sampaikan Petisi untuk Kesejahteraan Petani Tembakau 

Sambangi Kemenkes, Lesbumi PBNU Sampaikan Petisi untuk Kesejahteraan Petani Tembakau 

sambangi-kemenkes,-lesbumi-pbnu-sampaikan-petisi-untuk-kesejahteraan-petani-tembakau 
Sambangi Kemenkes, Lesbumi PBNU Sampaikan Petisi untuk Kesejahteraan Petani Tembakau 
service

Jakarta, NU Online

Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH M Jadul Maula, melakukan audiensi dengan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), Benget Saragih di Gedung Adhyatma Kemnkes, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (30/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Kiai jadul menyerahkan sebuah petisi yang ditujukan untuk kesejahteraan petani tembakau. Melalui petisi itu, ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat yang dinilai mengalami ketidakadilan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya.

“Petisi penolakan ini dibuat dengan pertimbangan untuk membela kedaulatan ekonomi, sosial dan budaya rakyat dengan sepenuhnya mengharap ridho Allah,” kutip NU Online dari petisi tersebut.

Petisi itu memuat rancangan kebijakan yang menjadi sorotan meliputi pengaturan batas kandungan tar dan nikotin serta pelarangan bahan tambahan pada produk tembakau hingga rokok elektronik.

“Peringatan kesehatan dan informasi pada produk tembakau dan rokok elektronik yang mengarah pada kemasan polos,” jelasnya.

Selain itu, petisi tersebut merupakan implementasi dari lima rekomendasi Muktamar Kebudayaan Indonesia Lesbumi beberapa waktu lalu. Pada poin pertama, lanjutnya, Lesbumi menyerukan untuk kembali Khittah Indonesia 1945 melalui penguatan nilai-nilai Pembukaan UUD 1945.

“Serta empat tujuan bernegara, yakni melindungi rakyat, mencerdaskan kehidupan bangsa, mewujudkan kesejahteraan umum, dan ikut menciptakan perdamaian dunia,” katanya usai pertemuan.

Sementara itu, Benget Seragih menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperhatikan keseimbangan antara aspek ekonomi dan kesehatan dalam menyikapi berbagai kebijakan yang berkaitan dengan sektor pertembakauan.

“Memang kami dari kementerian kesehatan melihat dari sisi ekonomi dan dari sisi kesehatan. Jadi percaya saja masukan-masukan ini pasti kami bawa ke pimpinan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pengaturan mengenai batas kandungan tar dan nikotin perlu dicermati secara saksama. Menurutnya, dalam rancangan aturan yang tengah digodok, hanya produk rokok kretek yang perlu dikaji lebih dalam karena belum sesuai ketentuan.

“Aturan batas tar dan nikotin bahwa saat ini hanya Rokok kretek bermasalah. Kalau rokok putih sudah aman, sudah satu mereka tarnya. Tapi rokok kretek kita langkahnya harus hati-hati,” katanya.

Berikut merupakan tiga petisi yang dikeluarkan Lesbumi PBNU:

  1. ⁠Rancangan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tentang Batas Kandungan Nikotin dan Tar Pada Produk Industri Tembakau 
  2. Rancangan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Bahan Tambahan Yang Dilarang Pada Produk Tembakau dan Rokok Elektronik
  3. Rancangan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Peringatan Kesehatan dan Informasi Pada Produk Tembakau dan Rokok Elektronik.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.