Arina.id – Otoritas Pengelola Masjidil Haram telah menyelesaikan pengangkatan tahunan bagian bawah Kiswah (penutup) Kabah setinggi tiga meter, sebagai bagian dari persiapan komprehensif untuk menerima jemaah haji musim Haji 1447 H / 2026 M.
Operasi ini dilaksanakan oleh tim khusus terdiri dari 34 pengrajin terampil yang menyelesaikan tugas tersebut dalam waktu dua jam. Dengan mengikuti protokol terorganisir dan tepat, tim tersebut mengangkat penutup sutra dan memasang kain katun putih selebar dua meter di keempat sisi Kabah.
Prosedur ini merupakan praktik pemeliharaan standar yang bertujuan untuk menjaga keutuhan Kiswah dan melindunginya dari potensi kerusakan atau gesekan selama Tawaf yang padat oleh banyaknya jamaah haji.
Otoritas tersebut menekankan bahwa proses tersebut mematuhi standar keselamatan dan profesional tertinggi, yang mencerminkan perawatan dan perhatian yang cermat yang didedikasikan untuk kesucian Masjidil Haram.
Kemudian, The Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA) sebuah unit data dan kecerdasan buatan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi juga terus memberikan dukungan teknis bagi program “Makkah Route Initiative” untuk membantu kelancaran kedatangan jemaah haji sejak dalam proses keimigrasian.
Program Kementerian Dalam Negeri Saudi tersebut bekerja sama dengan beberapa entitas pemerintah di dunia pada tahun ke delapan ini sebagai bagian dari agenda “the Pilgrim Experience Program” – salah satu inisiatif Visi 2030 Kerajaan – di 10 negara dan 17 pelabuhan internasional selama musim Haji 1447 Hijriah.
Dikutip dari Saudi Press Agency (SPA), SDAIA telah melengkapi fasilitas Inisiatif Rute Makkah dengan teknologi digital terbaru, yang ditingkatkan dengan solusi data dan AI untuk memfasilitasi keberangkatan jemaah sejak dari keimigrasian yang berada di bandara negara asal mereka.
Ini termasuk Maroko, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Turki, Pantai Gading, dan Maladewa. Kemudian untuk pertama kalinya bagi Senegal dan Brunei Darussalam.
SDAIA, melalui Inisiatif Rute Makkah, setiap tahunnya berupaya memajukan sistem teknisnya sejalan dengan meningkatnya jumlah jamaah haji, memastikan penyediaan layanan berkualitas tinggi dengan dukungan data dan AI, yang mencerminkan komitmen berkelanjutannya untuk memanfaatkan semua kemampuan dalam melayani jamaah haji.
Sementara itu, sejak beberapa hari terakhir ini otoritas Pemerintah Arab Saudi sudah menerima kedatangan perdana jemaah haji dari seluruh dunia. Mereka bakal menjalankan ibadah rukun Islam ke lima di Kota Suci Mekkah untuk beberapa hari ke depan.





Comments are closed.