Fri,15 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Sampai Kapan Anak yang Puasa Full Sampai Akhir Ramadhan Boleh Diberi Rewards? Ini Saran Psikolog

Sampai Kapan Anak yang Puasa Full Sampai Akhir Ramadhan Boleh Diberi Rewards? Ini Saran Psikolog

sampai-kapan-anak-yang-puasa-full-sampai-akhir-ramadhan-boleh-diberi-rewards?-ini-saran-psikolog
Sampai Kapan Anak yang Puasa Full Sampai Akhir Ramadhan Boleh Diberi Rewards? Ini Saran Psikolog
service

Setelah anak berusaha menjalankan puasa Ramadhan selama satu bulan penuh, tak sedikit orang tua yang suka memberikan anak THR sebagai rewards. Akan tetapi, apakah pemberian rewards harus selalu diberikan anak ketika puasa?

Tak dipungkiri, anak-anak yang menerima rewards berupa THR akan merasa sangat senang, Bunda. Mereka menjadi lebih termotivasi, semangat, dan ingin melakukan puasa full sebulan lagi di bulan Ramadhan berikutnya.

Sistem rewards memang bagus, namun sebagai orang tua juga perlu memberikan batasan. Hal ini bertujuan agar anak mengerti bahwa puasa merupakan ibadah yang wajib dilakukan meski tanpa imbalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, agar Bunda dapat memahami dan menerapkan sistem rewards dengan tepat, simak saran yang disampaikan psikolog klinis, Alfath Hanifah Megawati, M.Psi, kepada HaiBunda. Berikut penjelasan lengkapnya.

Manfaat pemberian rewards THR pada anak

Seperti yang kita tahu, ibadah Ramadhan terdiri dari berbagai hal, seperti sahur, puasa, tarawih, bersedekah, dan lainnya. Bagi anak tentunya kegiatan tersebut merupakan hal yang baru, sehingga perlunya penyesuaian dan pembiasaan.

Salah satu cara yang sering digunakan orang tua dalam mendidik anak untuk menjalankan ibadah Ramadhan adalah dengan memberinya imbalan atau rewards.Bentuk rewards bisa saja beragam, tapi yang sering diberikan saat Ramadhan adalah THR.

Menurut psikolog yang biasa disapa Ega ini, pemberian rewards THR kepada anak yang berhasil menjalankan puasa sebulan penuh merupakan langkah yang positif. Hal ini benar adanya bahwa THR dapat membangkitkan semangat anak dalam menjalani pengenalan ibadah puasa.

“Rewards bisa membantu menambah motivasi anak untuk menjalani kegiatan-kegiatan tersebut, sebab pada dasarnya anak masih berpikir secara konkrit, rewards yang berupa materi adalah hal konkrit bagi otak anak sehingga lebih mudah diterima,” jelasnya.

Apakah rewards harus berupa THR?

Nah, kita sebagai orang tua juga perlu tahu bahwa rewards bukan hanya berupa materi. Banyak rewards lain yang disarankan Ega untuk meningkatkan motivasi Si Kecil, seperti:

  • Kehangatan keluarga saat Ramadhan dan lebaran
  • Makanan atau minuman favoritnya saat berbuka dan sahur
  • Makna ibadah dari sisi agama
  • Pemahaman tentang nilai pahala yang lebih besar dari nilai materi

Dengan begitu, anak tidak hanya terpaku pada satu jenis apresiasi saja. Mereka akan belajar memahami bahwa kebersamaan, makanan favorit, serta imbalan akhirat adalah rewards yang jauh lebih berharga dari materi.

Sampai kapan waktu yang tepat untuk memberikan anak rewards THR?

Meskipun bermanfaat untuk proses belajarnya, rewards yang diberikan tidak boleh menjadi satu-satunya motivasi mereka, Bunda. Alfath juga menyampaikan bahwa sebaiknya orang tua perlu memvariasikan rewards dan bahkan membatasinya.

“Rewards berupa materi seperti THR ini sebaiknya diberikan hanya di fase awal pengenalan ibadah Ramadhan saja. Tidak ada usia yang spesifik, selama anak sudah terbiasa dan mampu menjalani ibadah di bulan Ramadhan, rewards materi perlu dikurangi,” katanya.

Sebagai perumpamaan, jika Si kecil mulai belajar puasa penuh di usia 6 tahun dan di usia 8 tahun ia sudah mampu bangun sahur, berpuasa penuh, serta ikut tarawih, maka saat usia 9 tahun, ia tak perlu menerima rewards agar ia memahami bahwa ibadah wajib dilakukan tanpa mengharapkan imbalan.

Demikian penjelasan mengenai batasan anak menerima THR saat menjalankan puasa Ramadhan full. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.