Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Seorang Pemuda Ditemukan Babak Belur di Driyorejo Gresik, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan

Seorang Pemuda Ditemukan Babak Belur di Driyorejo Gresik, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan

seorang-pemuda-ditemukan-babak-belur-di-driyorejo-gresik,-polisi-selidiki-dugaan-penganiayaan
Seorang Pemuda Ditemukan Babak Belur di Driyorejo Gresik, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan
service

Ringkasan berita:

  • Seorang pemuda berinisial RRM (27), warga Driyorejo Gresik, ditemukan babak belur dan bersimbah darah di tepi jalan.
  • Korban sempat diteriaki “maling” oleh seseorang yang diduga terlibat sebelum melarikan diri.
  • Polsek Driyorejo masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif dugaan penganiayaan.


Gresik (beritajatim.com) – Warga Jalan Raya Driyorejo, Kabupaten Gresik, digegerkan dengan penemuan seorang pemuda dalam kondisi babak belur dan bersimbah darah di tepi jalan pada Minggu (5/7/2026). Korban sempat diteriaki “maling” oleh seseorang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut sebelum orang itu melarikan diri.

Korban diketahui berinisial RRM (27), warga Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka serius.

Kapolsek Driyorejo, Kompol Gatot Setyo Budi, menjelaskan peristiwa tersebut bermula ketika seorang saksi berinisial RYF (28) melihat adanya keramaian di sekitar lokasi kejadian. Saksi kemudian mendatangi tempat tersebut untuk mengetahui apa yang terjadi.

Setibanya di lokasi, saksi mendapati korban sudah tergeletak dalam kondisi berlumuran darah. Pada saat yang sama, terdengar seorang pemuda meneriaki korban sebagai maling.

“Saksi melihat korban tergeletak berlumuran darah dan diteriaki maling. Lalu saksi berusaha melerai dan memegangi seseorang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut, namun langsung melepaskan diri dan pergi,” ujar Kompol Gatot, Selasa (7/7/2026).

Melihat korban mengalami luka cukup serius, warga sekitar langsung memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi ke RS Anwar Medika Krian, Sidoarjo, untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus menjalani proses visum.

Kasus tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Driyorejo. Polisi kini tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mencari barang bukti untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik dugaan penganiayaan tersebut.

“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui pelaku,” pungkas Kompol Gatot.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak membuat spekulasi terkait kejadian tersebut sebelum proses penyelidikan selesai dan fakta-fakta di lapangan berhasil dipastikan. [dny/suf]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.