Fri,11 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Skor PISA Indonesia Naik, P2G Soroti Penurunan Matematika

Skor PISA Indonesia Naik, P2G Soroti Penurunan Matematika

skor-pisa-indonesia-naik,-p2g-soroti-penurunan-matematika
Skor PISA Indonesia Naik, P2G Soroti Penurunan Matematika
service

Jakarta, NU Online

Skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia 2025 mengalami kenaikan pada aspek Membaca dan Sains. Namun, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyoroti skor Matematika yang justru mengalami penurunan.

Hasil tes PISA 2025 yang dirilis pada Selasa (8/9/2026) menunjukkan skor Indonesia meningkat dibandingkan rata-rata negara OECD yang mengalami penurunan pada ketiga aspek. Rata-rata skor negara OECD turun sembilan poin untuk Matematika menjadi 465, turun 14 poin dalam Membaca menjadi 463, dan Sains turun tiga poin menjadi 484.

“Yang menggembirakan adalah skor Indonesia justru meningkat dalam Membaca naik tujuh poin dan Sains naik enam poin,” ujar Koordinator Nasional P2G, Satriawan Salim dalam keterangan diterima NU Online, Kamis (10/9/2026).

Ia menjabarkan bahwa skor Membaca menjadi 365 dan Sains menjadi 389. Namun, skor Matematika Indonesia turun dua poin menjadi 364. Secara keseluruhan, skor Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara OECD.

Menurut Satriwan, kenaikan skor PISA menjadi indikasi adanya upaya serius Kemdikdasmen selama ini untuk melakukan learning recovery atau pemulihan pembelajaran pascapandemi Covid-19.

“Misalnya melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam yang kini tengah diperkuat Kemdikdasmen harus betul-betul dipahami guru untuk dilaksanakan di kelas,” katanya.

Ia mengatakan kenaikan skor Sains harus terus diperkuat melalui pendekatan Sains, Technology, Engineering, Art (STEAM) dengan kombinasi ilmu-ilmu sosial humaniora. Upaya tersebut dapat dimulai di pendidikan dasar dan pengenalannya pada jenjang pendidikan anak usia dini.

Satriwan menambahkan, dari aspek Membaca, kenaikan skor murid Indonesia juga perlu diperkuat melalui dukungan guru dan orang tua. Pembiasaan membaca buku fiksi maupun nonfiksi, memahami ragam teks, grafik, infografis, tabel, serta statistik sederhana yang berkaitan dengan konten materi pelajaran harus diperkuat.

“Pembiasaan dan pembudayaan membaca buku fiksi, non fiksi, dan ragam jenis teks itu adalah tugas semua guru mata pelajaran, bukan hanya guru matematika dan bahasa Indonesia,” ucapnya.

Ia menyampaikan budaya membaca di sekolah akan lebih optimal jika pemerintah menghadirkan fasilitas perpustakaan dengan buku-buku bacaan berkualitas. Anggaran untuk buku perpustakaan seharusnya menjadi prioritas.

Satriawan menegaskan penurunan skor Matematika dua poin harus menjadi pelecut agar pembelajaran di kelas tidak hanya berorientasi pada kemampuan murid menghafal angka atau rumus semata.

“Jadi yang dipelajari di kelas itu hendaknya bermakna, membangun nalar kritis murid, mereka dapat menyelesaikan persoalan riil menggunakan pendekatan matematika,” tegasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.