Sat,16 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Solidaritas Dukung Botok dan Teguh, Rakyat Pati: Jangan Takut Kritik Pemerintah

Solidaritas Dukung Botok dan Teguh, Rakyat Pati: Jangan Takut Kritik Pemerintah

solidaritas-dukung-botok-dan-teguh,-rakyat-pati:-jangan-takut-kritik-pemerintah
Solidaritas Dukung Botok dan Teguh, Rakyat Pati: Jangan Takut Kritik Pemerintah
service

Pati, NU Online

Ratusan warga Pati menggelar aksi solidaritas untuk mengawal sidang vonis terhadap dua aktivis Pati, Botok dan Teguh. Mereka berharap sidang tersebut menghasilkan keputusan yang adil.

Salah seorang peserta aksi dari perwakilan Serikat Pekerja Hwaseung Pati (HWP), Rindu, bersama sejumlah pekerja lainnya dari PT Hwaseung turut bergabung dalam aksi solidaritas tersebut. Ia berharap pemerintah daerah (Pemda) Pati mau menerima aspirasi dan kritik dari masyarakat.

“Untuk ke depannya jangan ada lagi hal seperti ini. Yang kemarin yang udah terjadi biarlah terjadi,” ujarnya kepada NU Online di sela-sela aksi solidaritas yang digelar di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Pati, Kamis (5/3/2026).

Rindu menyayangkan upaya kriminalisasi yang dilakukan oleh aparat keamanan dan penegak hukum terhadap Botok dan Teguh. Ia mengajak masyarakat Pati agar tidak takut menyampaikan aspirasi dan kritik.

“Apa yang ingin kalian sampaikan untuk mengkritik pemerintah, jangan takut,” ucapnya.

“Harapan dari kami semoga Pati menjadi lebih baik. Pemerintah Pati mau menampung aspirasi dari warga-warga, serta memperbaiki kebijakan (yang buruk) di daerah Pati,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Sukolilo, Pati, Rona Hidayah berharap Botok dan Teguh dapat bebas murni tanpa syarat. Ia juga mengimbau kepada massa aksi untuk menjaga kekondusifan dan menghindari tindakan anarkis selama aksi berlangsung.

Ia menilai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Botok dan Teguh dengan hukuman 10 bulan penjara atas kasus blokade jalan tidak adil dan tidak masuk akal. Menurutnya, tindakan yang dilakukan Botok dan kawan-kawan hanya merupakan bentuk penyaluran aspirasi di muka umum.

“Kita menyuarakan dan ada apa gerangan, kan gitu? Pemblokiran itu 15 menit dan itu tidak dalam kesengajaan untuk menumpahkan kekecewaan atas sidang pemakzulan yang tidak memuaskan hasilnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Mak Rona tersebut.

Sebagai informasi, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pati menjatuhkan vonis 6 bulan penjara kepada kedua aktivis tersebut dalam sidang yang digelar pada Kamis (5/3/2026). Meski demikian, keduanya tidak menjalani hukuman penjara dengan syarat tidak melakukan tindak pidana selama masa pidana pengawasan 10 bulan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.