Tue,2 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Terbang Berbulan-bulan Tanpa Pernah Mendarat, Bagaimana Burung Cikalang Beristirahat?

Terbang Berbulan-bulan Tanpa Pernah Mendarat, Bagaimana Burung Cikalang Beristirahat?

terbang-berbulan-bulan-tanpa-pernah-mendarat,-bagaimana-burung-cikalang-beristirahat?
Terbang Berbulan-bulan Tanpa Pernah Mendarat, Bagaimana Burung Cikalang Beristirahat?
service

Setiap hari, jutaan burung laut melintasi samudra dalam penerbangan yang merentang ribuan kilometer. Mereka menghadapi tantangan yang mustahil bagi makhluk hidup lainnya, termasuk pertanyaan fundamental yang telah membingungkan para ilmuwan selama beabad-abad: bagaimana mereka bisa beristirahat di tengah perjalanan yang melelahkan ini, tanpa pernah singgah, mendarat,  atau jatuh dari langit? Membayangkan seekor burung tertidur di ketinggian ribuan meter terasa seperti cerita fiksi. Namun, sebuah penelitian  membuktikan bahwa burung cikalang besar (Fregata minor) benar-benar dapat tidur sambil terbang, sesuatu yang belum pernah ditunjukkan dengan bukti ilmiah langsung sebelumnya. Penelitian yang dipimpin oleh Niels Rattenborg dari Max Planck Institute menggunakan teknologi perekam ensefalogram (EEG) miniatur yang dipasang pada 14 ekor burung cikalang betina di Kepulauan Galápagos, kepulauan vulkanik yang terletak sekitar 1.000 kilometer dari pantai barat Ekuador di Amerika Selatan. Lokasi ini dipilih karena merupakan habitat alami burung cikalang dan menawarkan akses ke populasi breeding yang stabil. Hasilnya mengejutkan: burung-burung ini hanya tidur sekitar 42 menit per hari saat terbang, jauh lebih sedikit dibanding tidur mereka di darat yang mencapai 12 jam setiap hari. Burung frigat besar jantan menunjukkan kantong tenggorokannya yang merah cerah saat meluncur di atas Galapagos. Spesies ini menguasai seni tidur fragmentaris, memungkinkan mereka berburu di udara tanpa pernah benar-benar tertidur lelap. Foto: Charles J. Sharp, CC BY-SA 3.0. idur yang singkat itu pun tidak terjadi dalam satu periode panjang. Sebaliknya, burung cikalang tertidur dalam episode-episode sangat pendek, masing-masing hanya sekitar 10 detik. Mereka tidak tertidur sembarangan. Waktu istirahat terjadi terutama setelah matahari terbenam, ketika burung sedang melakukan “soaring”…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.