Fri,1 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Ternyata Begini Sejarah Gerbong Khusus Perempuan Ada di Indonesia

Ternyata Begini Sejarah Gerbong Khusus Perempuan Ada di Indonesia

ternyata-begini-sejarah-gerbong-khusus-perempuan-ada-di-indonesia
Ternyata Begini Sejarah Gerbong Khusus Perempuan Ada di Indonesia
service

Jakarta

Kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026), kembali menyoroti keberadaan gerbong khusus perempuan.

Peristiwa ini juga memicu rasa ingin tahu masyarakat mengenai awal mula penerapan fasilitas tersebut dalam layanan kereta di Indonesia, Bunda.

Dikutip dari laman CNN Indonesia, gerbong khusus perempuan pertama kali diresmikan pada Kamis, 19 Agustus 2010 oleh Menteri Perhubungan saat itu, Freddy Numberi, di Depo Depok, Jawa Barat, bersama dengan peluncuran KRL seri 7000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika itu, Freddy menegaskan bahwa operator kereta tidak hanya berfokus pada keuntungan, melainkan juga kualitas layanan. Salah satunya diwujudkan melalui penyediaan ruang aman bagi perempuan.

Sejak awal, kehadiran Kereta Khusus Wanita (KKW) ditujukan untuk menjawab kekhawatiran perempuan terhadap risiko pelecehan di transportasi umum.

“Para wanita yang bekerja dan wanita yang pergi sendirian dengan membawa anak mendapatkan jaminan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dengan adanya kereta khusus wanita ini,” ujar Freddy.

Gerbong ini menyasar perempuan pekerja hingga Bunda yang bepergian dengan anak kecil, dengan harapan dapat meningkatkan rasa aman sekaligus menarik lebih banyak perempuan menggunakan transportasi kereta.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak saat itu, Linda Amalia Sari, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kekerasan berbasis gender.

“Kereta khusus wanita merupakan wujud Pemerintah, dalam hal ini kementerian Perhubungan dan PT. KCJ dalam pencegahan khusus kekerasan terhadap perempuan, di mana pelecehan seksual merupakan salah satu bentuk tindakan kekerasan. Gerbong khusus untuk perempuan merupakan bentuk kebijakan khusus untuk melindungi perempuan dari perlakuan kekerasan di dalam kereta api,” ujarnya.

Gerbong khusus perempuan ditempatkan di bagian paling depan dan belakang rangkaian kereta, dilengkapi juga penanda khusus berupa stiker.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.