Mon,17 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Trauma Belum Hilang, Bantuan Sembako NU Peduli dan NU Online Super App Ringankan Warga Desa di Tapsel

Trauma Belum Hilang, Bantuan Sembako NU Peduli dan NU Online Super App Ringankan Warga Desa di Tapsel

trauma-belum-hilang,-bantuan-sembako-nu-peduli-dan-nu-online-super-app-ringankan-warga-desa-di-tapsel
Trauma Belum Hilang, Bantuan Sembako NU Peduli dan NU Online Super App Ringankan Warga Desa di Tapsel
service

Jakarta, NU Online

Sebanyak 100 warga Desa Sabungan Sipabangun, Tapanuli Selatan, menerima bantuan sembako yang disalurkan Tim NU Peduli melalui NU Care-LAZISNU PBNU. Bantuan tersebut merupakan donasi yang dihimpun melalui NU Online Super Apps.

Bantuan diserahkan oleh Sekretaris LAZISNU PBNU Moesava bersama Sekretaris LAZISNU PCNU Padangsidimpuan Ali Akbar serta Kepala Desa Sabungan Sipabangun Ansor Pasaribu di Masjid Nurul Huda, Desa Sabungan Sipabangun, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Ansor Pasaribu menjelaskan bahwa banjir bandang yang menerjang wilayahnya pada 25 Desember 2025 terjadi akibat tumpukan kayu gelondongan berbagai ukuran yang menyumbat jembatan. Akibatnya, aliran air meluap dan masuk ke permukiman warga.

“Kalau yang terdampak hampir semua warga. Ada yang hanya kemasukan air, ada yang rusak parah, bahkan ada rumah yang hanyut,” katanya kepada NU Online.

Ia mengungkapkan, korban terdampak paling parah mencapai 21 kepala keluarga (KK) dari sekitar 300 KK yang tinggal di desa tersebut.

Meski demikian, sisa-sisa kayu gelondongan akibat banjir masih belum sepenuhnya dapat dibersihkan. Pihak desa bersama warga sejauh ini baru mampu membersihkan kayu dalam jumlah besar hingga setara muatan beberapa truk fuso.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Kami juga bersyukur jika masih ada uluran tangan seperti dari LAZISNU PBNU yang sangat membantu masyarakat,” jelasnya.

Salah satu korban banjir bandang, Nurhadiah, mengaku masih merasakan trauma mendalam setelah bencana tersebut. Rumahnya yang berada tidak jauh dari sungai mengalami kerusakan akibat derasnya arus banjir.

“Waktu itu sangat takut karena airnya besar sekali. Bagian belakang rumah saya habis terbawa air. Sampai sekarang masih trauma, kalau hujan kami merasa tidak tenang,” katanya.

Ia menuturkan bahwa pada saat kejadian, warga sempat mengungsi di Masjid Nurul Huda selama sekitar 10 hari.

“Ramadhan kali ini terasa berbeda. Kami masih trauma. Bahkan sekarang kalau hujan turun kami sering berpindah ke rumah kerabat,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan Rita Pasaribu. Meski rumahnya tidak mengalami kerusakan parah, rasa trauma masih membayangi setiap kali hujan turun, terutama pada malam hari.

“Yang penting jangan sampai bencana itu terjadi lagi. Kalau hujan deras malam hari kami masih merasa takut,” katanya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.