Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Udinus Mulai Duluan! Ijazah Berbasis Blockchain untuk Cegah Pemalsuan

Udinus Mulai Duluan! Ijazah Berbasis Blockchain untuk Cegah Pemalsuan

udinus-mulai-duluan!-ijazah-berbasis-blockchain-untuk-cegah-pemalsuan
Udinus Mulai Duluan! Ijazah Berbasis Blockchain untuk Cegah Pemalsuan
service

Udinus Mulai Duluan! Ijazah Berbasis Blockchain untuk Cegah Pemalsuan


Udinus disebut menjadi kampus yang lebih dulu mengadopsi teknologi blockchain untuk ijazah. Sistem ini mulai diterapkan pada lulusan 2026, dengan Pratama Arhan, salah satu pemain Timnas Indonesia, diproyeksikan menjadi salah satu penerima angkatan pertama.

Bagi Kawan yang belum familiar, Universitas Dian Nuswantoro atau Udinus merupakan salah satu kampus swasta di Semarang. Langkah penerapan teknologi blockchain tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga futuristik. Kebijakan tersebut dipandang sebagai inovasi teknologi sekaligus upaya menjaga kepercayaan di tengah maraknya pemalsuan dokumen pendidikan.

Menurut IBM, blockchain adalah sistem pencatatan data yang saling terhubung, tidak bisa diubah, dan divalidasi lewat mekanisme tertentu. Itu sebabnya data di dalamnya relatif aman dari manipulasi.

Lewat sistem blockchain, ijazah tidak lagi berdiri sendiri sebagai dokumen fisik. Ijazah punya jejak digital yang tersimpan permanen dan bisa ditelusuri kapan saja.

Gampangnya, sekali data ijazah masuk ke sistem, sangat sulit untuk dipalsukan.

Rektor Udinus, Pulung Nurtantio Andono, menyampaikan bahwa penerapan teknologi ini bukan sekadar mengikuti tren. Lebih dari itu, sistem ini dirancang untuk memastikan keaslian ijazah, mencegah pemalsuan, sekaligus memudahkan proses verifikasi, bahkan hingga skala global.

Blockchain Center (IBC), Pusat Studi dan Pengembangan Blockchain di Jawa Tengah

Kebijakan ini ditandai dengan peresmian Indonesia Blockchain Center (IBC) Chapter di Universitas Dian Nuswantoro. Fasilitas ini akan menjadi pusat studi dan pengembangan blockchain di Jawa Tengah.

Lewat peresmian fasilitas tersebut, kampus ini tidak hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga membuka ruang pengembangan yang lebih luas di bidang blockchain, khususnya di Jawa Tengah.

Peresmian tersebut turut melibatkan kolaborasi dengan sejumlah pihak, mulai dari Dubai Blockchain Center, Indonesia Blockchain Center, hingga Sealbound dari Uni Emirat Arab. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan bersamaan dengan momen pengukuhan guru besar, menandai keseriusan langkah yang diambil.

Tidak Hanya Siapkan Teknologi, tapi Juga Orangnya

Menariknya, pengembangan ini tidak berhenti pada sistem semata. Berbasis di Fakultas Ilmu Komputer, pusat blockchain Udinus juga fokus pada pembangunan sumber daya manusia.

Sekitar 30 trainer telah dipersiapkan melalui program Training for Trainers (ToT) dengan sertifikasi internasional. Mereka mendapat pembekalan langsung dari praktisi global, termasuk dari Dubai Blockchain Center.

Artinya, yang dibangun bukan hanya infrastrukturnya, tetapi juga ekosistemnya, termasuk orang-orang yang akan mengelola dan mengembangkan teknologi ini ke depan.

Langkah Udinus ini turut mendapat perhatian dari Indonesia Blockchain Center. Salah satu perwakilannya, Hambali, menyebut bahwa inisiatif ini bisa menjadi rujukan bagi kampus lain.

Pemanfaatan blockchain dinilai tidak hanya relevan untuk ijazah, tetapi juga untuk sertifikasi hingga sistem pencegahan kecurangan (anti-fraud) di dunia pendidikan.

Cerita dari Angkatan Pertama

Salah satu lulusan yang diproyeksikan menerima ijazah berbasis blockchain adalah Pratama Arhan, pemain Timnas Indonesia.

Ia baru menyelesaikan studi S1 Manajemen dan diperkirakan akan mengikuti wisuda pada April 2026. Jika sesuai rencana, Arhan dan angkatannya akan menjadi generasi pertama yang merasakan sistem baru ini.

Bagi kampus, ini adalah simbol perubahan bahwa pendidikan dan inovasi bisa berjalan beriringan.

Sebab, sistem ijazah berbasis blockchain disebut-sebut lebih fleksibel dan lebih aman. Sistem ini menawarkan beberapa keunggulan, di antaranya proses verifikasi bisa dilakukan dari mana saja, risiko pemalsuan dapat ditekan, dan kepercayaan terhadap lulusan meningkat.

Dengan sistem seperti ini, proses legalisasi berulang yang selama ini umum dilakukan bisa jadi tidak lagi terlalu dibutuhkan.

Ke depan, bukan tidak mungkin cara kita memandang ijazah akan berubah. Ijazah akan menjadi identitas digital yang bisa diverifikasi kapan saja dan di mana saja.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.