Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Prabowo Hadiri Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza di Swiss

Prabowo Hadiri Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza di Swiss

prabowo-hadiri-peluncuran-dewan-perdamaian-gaza-di-swiss
Prabowo Hadiri Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza di Swiss
service

Jakarta, NU Online

Presiden RI Prabowo Subianto turut menghadiri peluncuran Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk perdamaian di Gaza yang diinisiasi Presiden Donald Trump di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

“Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” ujar Prabowo sebagaimana dilansir melalui video di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Ia menyampaikan bahwa penderitaan masyarakat Gaza sudah berkurang karena bantuan kemanusiaan sudah masuk ke wilayah tersebut.

“Yang jelas penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang sangat berkurang. Sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu deras, begitu besar masuk. Sudah masuk,” katanya.

Ia menaruh harapan besar terciptanya perdamaian di Gaza. Dalam kesempatan itu, ia mengaku bahwa Indonesia siap turut serta dalam menciptakan hal tersebut.

“Saya sangat berharap. Indonesia siap ikut serta. Siapa yang ingin perdamaian di situ, siapa yang ingin bantu rakyat gaza rakyat Palestina ya…,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Dewan Perdamaian ini sudah sejak September 2025 lalu diajukan dalam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sebagaimana dilansir Al Jazeera, Dewan Perdamaian pada awalnya dirancang sebagai sebuah mekanisme untuk mendukung pemerintahan, rekonstruksi, dan pemulihan ekonomi Jalur Gaza.

Namun, dalam proposal setebal 11 halaman dengan 8 bab dan 13 pasal itu, tak sekalipun disebut nama Gaza. Sebaliknya, piagam tersebut mengusulkan mandat luas bagi sebuah organisasi internasional baru yang ‘berupaya mempromosikan stabilitas, memulihkan tata kelola pemerintahan yang andal dan sah menurut hukum, serta menjamin perdamaian berkelanjutan di wilayah-wilayah yang terdampak atau terancam konflik’.

Dilansir kanal resmi White House, Donald Trump menetapkan dirinya sebagai pimpinan dalam dewan tersebut. Sementara anggotanya terdiri dari Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Timur Tengah Steve Witkoff, Penasihat Senior Presiden Amerika Serikat Jared Kushner (menantu Trump), Mantan Perdana Menteri Inggris Sir Tony Blair, CEO Apollo Global Management Marc Rowan, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, dan Wakil Penasihat Keamanan Amerika Serikat Robert Gabriel.

Sementara itu, saat peluncuran itu digelar, pembunuhan terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat berlanjut. Setidaknya, ada empat orang yang dinyatakan meninggal di hari tersebut.

“Sumber medis di Rumah Sakit al-Shifa menyebutkan bahwa empat orang tewas akibat tembakan Israel di Kota Gaza,” tulis Al Jazeera.

Sementara itu, dilansir WAFA, setidaknya ada 1.820 rakyat Palestina tewas sejak kesepakatan gencatan senjata pada Oktober 2025 lalu. Sementara ada 1.300 lainnya mengalami luka-luka.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.