Tue,2 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. 9 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bikin GERD Kambuh

9 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bikin GERD Kambuh

9-kebiasaan-sehari-hari-ini-bikin-gerd-kambuh
9 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bikin GERD Kambuh
service

Jakarta

Gastroesophageal reflux disease (GERD) terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan dan menyebabkan rasa terbakar di dada. Hal ini dapat dipicu oleh kebiasaan sehari-hari.

Aliran balik ini dikenal sebagai refluks asam, dan dapat mengiritasi lapisan kerongkongan. Banyak orang mengalami refluks asam lambung sesekali. Namun, jika terjadi berulang kali dalam jangka waktu lama, hal itu dapat menyebabkan GERD.

Sebagian besar orang dapat mengatasi ketidaknyamanan GERD dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan. Meski jarang terjadi, beberapa pasien mungkin membutuhkan operasi untuk mengatasinya, Bunda.

Oleh karena itu, Bunda perlu memperhatikan kebiasaan yang mungkin dapat menyebabkan asam lambung hingga bikin GERD.

Untuk membantu Bunda, Bubun telah merangkum kebiasaan yang tanpa sadar dapat memicu penyakit GERD:

1. Makan terlalu cepat

Dilansir dari laman Verywell Health, makan terlalu cepat ternyata membuat sistem pencernaan Bunda kesulitan berfungsi dengan baik. Hal ini dapat memicu asam lambung yang dapat meningkatkan risiko terjadinya GERD.

Oleh karena itu, Bunda dianjurkan untuk mengunyah makanan secara menyeluruh, setidaknya sebanyak 20 kali atau menghitung sampai 20 sebelum gigitan berikutnya.

2. Minum pakai sedotan

Meski terdengar sepele, kebiasaan ini ternyata dapat memicu asam lambung. Menggunakan sedotan dapat menyebabkan Bunda menelan lebih banyak udara, meningkatkan perut kembung, dan tekanan perut dapat menyebabkan refluks.

3. Mengenakan pakaian ketat

Dilansir dari laman Eating Well, pakaian ketat di sekitar perut dapat memperburuk refluks dengan meningkatkan tekanan pada perut.

Celana bukan satu-satunya masalah. Pakaian lain seperti ikan pinggang ketat dan pakaian pembentuk tubuh atau yang sering disebut korset juga dapat berkontribusi.

4. Penggunaan obat bebas yang berlebihan

Beberapa obat dapat mengiritasi lapisan lambung dan kerongkongan, yang dapat memperburuk gejala.

Secara khusus, obat anti-inflamasi nonsteroid seperti ibuprofen memengaruhi produksi senyawa yang disebut prostaglandin yang berperan penting dalam melindungi lapisan lambung dari asam lambung.

5. Tidur dengan posisi telentang

Pendiri Riker Nutrition Consulting, LLC, Cari Riker, RDN, LDN, CDCES, mengatakan posisi tidur dapat memengaruhi refluks asam, terutama sesaat setelah makan.

Jika menggunakan bantal datar saat berbaring, perut dan kerongkongan berada pada level yang sama, sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

6. Postur tubuh yang buruk saat makan

Postur tubuh yang buruk, seperti membungkuk atau menunduk saat makan dapat menyebabkan refluks asam.

Hal ini dapat terjadi karena postur tubuh yang buruk dapat memberikan tekanan pada perut, yang dapat mendorong asam kembali ke kerongkongan dan memicu refluks asam, Bunda.

7. Konsumsi kopi berlebihan

Dilansir dari laman detikcom, kebiasaan mengonsumsi kopi juga dikaitkan dengan kambuhnya GERD. Banyak penelitian mengaitkan konsumsi kopi dengan gejala GERD.

Namun, para ahli masih meneliti apakah kafein benar-benar menjadi penyebab utama atau hanya memperburuk kondisi pada orang-orang tertentu. Oleh karena itu, respons setiap individu bisa berbeda, tergantung sensitivitas tubuh masing-masing.

8. Makan besar di malam hari

Pola makan berlebihan di malam hari juga dapat memicu GERD. Hal ini terjadi karena beban kerja lambung yang berat di saat tubuh bersiap untuk istirahat.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan Bunda untuk makan setidaknya dua hingga tiga jam sebelum tidur. Jeda waktu ini sangat penting untuk memberi kesempatan bagi sistem pencernaan bekerja secara optimal sebelum tubuh berada dalam posisi berbaring.

9. Mengangkat beban

Siapa sangka, ternyata aktivitas fisik seperti mengangkat beban juga dapat membuat GERD kambuh. Ini karena angkat beban dapat memberikan tekanan berlebihan pada perut sehingga mendorong asam lambung naik.

Hal ini juga berlaku pada kebiasaan olahraga sesaat setelah makan, yang bisa mengganggu proses pencernaan makanan yang sedang berlangsung akibat guncangan fisik.

Nah, itulah sejumlah kebiasaan sehari-hari yang bikin GERD kambuh dan sebaiknya dihindari. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.